MTQ Momentum Wujudkan Masyarakat Yang Lebih Baik & Berakhlak Mulia

Wonogiri – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri, Subadi melepas kafilah/kontingen Kabupaten Wonogiri pada MTQ Pelajar Tahun 2017 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang di laksanakan 15 – 18 Nopember 2017 di Kota Surakarta pada Rabu (15/11) di Aula Kankemenag Wonogiri.

Adapun kafilah Kabupaten Wonogiri terdiri dari  12 peserta meliputi cabang gol SD/MI tilawah 2 orang, tartil 2 orang, cabang gol SMP/MTs tilawah 2 orang, tartil 2 orang, cabang gol SMA/MA tilawah 2 orang, tartil 2 orang. Pelatih 2 orang dan official 3 orang.

Dalam sambutan pelepasan Ka. Kankemenag Kab. Wonogiri, Subadi di dampingi Kasi Bimas Islam Hidayat Maskur sebagai pimpinan kafilah mengucapkan selamat berjuang dan berpesan kepada kontingen Wonogiri  untuk menjaga kesehatan dan bermusobaqoh secara maksimal.

Kegiatan MTQ menurut Ka. Kankemenag merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat kegiatan keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif, juga secara nyata telah terbukti mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.

Mengingat MTQ merupakan pekerjaan kita bersama sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan ketaatan beragama, maka berbicara peningkatan kualitas kehidupan beragama maka hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Beliau berpesan kepada kontingen Kabupaten Wonogiri, mencari juara itu penting, tetapi lebih penting lagi adalah menjaga sportifitas dan kualitas sebab MTQ ini adalah ajang silaturahmi dan sekaligus Syi`ar agama.

Dia juga meminta agar seluruh peserta selalu memperhatikan apa yang disampaikan oleh pembina dan pendamping kontingen.

“Arahan serta saran dari bapak-bapak pendamping serta pembina untuk diperhatikan. Agar persiapan saat akan lomba lebih maksimal, maupun sebagai bahan evaluasi setiap peserta setelah mengikuti lomba.” harapnya.

“Kepada seluruh peserta lomba untuk menampilkan yang terbaik dan maksimal. Semoga dengan doa dan usaha yang sungguh-sungguh bisa mendapatkan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Pemalang,” tegasnya.

Kepada para peserta untuk mampu menjaga nilai-nilai ke-Islaman ini, karena diyakini dengan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan umat Islam terhadap ajaran pentingnya Al-Qur’an. Oleh Karena itu, beliau meminta agar semua pihak mampu menjadikan perhelatan ini sebagai upaya untuk mewujudkan masyarakat yang lebih baik dan berakhlak mulia.

“Jadi tunjukkan jati diri kita menjadi umat yang penuh dengan iman dan taqwa”. (Mursyid_Heri/Wul)