MTQ Pelajar, Bupati Janjikan Umrah bagi Juara I Provinsi

Purbalingga – Ratusan kontestan Pelajar SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan Utusan Umum didampingi para ofisial dan para tamu undangan memadati Pendopo Dipokusumo mengikuti kegiatan Upacara Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Pelajar dan Umum Tingkat Kabupaten Purbalingga Tahun 2017.

Kegiatan yang digelar Senin (24/07) ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga, Ketua DPRD, Forkompimda, Plt. Kepala Kankemenag Kab. Purbalingga, Pengurus MUI Purbalingga, Pimpinan Ormas-ormas Islam, Pengurus IPHI, Pimpinan OPD, Inspektorat, Pimpinan BUMN dan BUMD, Kepala KUA dan Pengawas RA/BA/MI serta Pengawas PAI se-kabupaten Purbalingga. Juga para anggota Dewan Hakim , Panitera, Penanggung jawab Majelis dan anggota panitia yang berasal dari unsur Kesra Pemda Purbalingga dan Seksi Bimas Islam Kankemenag Kabupaten Purbalingga.

Dalam laporannya Ketua Panitia Penyelenggara, Priyo Satmoko menyampaikan tujuan penyelenggaran kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran ini dengan maksud dan tujuan untuk menanamkan kecintaan kepada umat Islam terhadap Al Quran, serta untuk meningkatkan semangat umat dalam memahami, menghayati dan mengamalkan nilai –nilai yang terkandung di dalam Al Quran

Kegiatan ini diikuti oleh 481 peserta dan diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 24 dan 25 Juli 2017 dalam tujuh Majelis pada tujuh lokasi. Yaitu Majelis I di Gedung Ardi Lawet, Majelis II dan III di Gedung PCNU. Majelis IV di Aula Uswatun Khasanah, Majelis V di Aula Lantai II Kankemenag Kabupaten Purbalingga. Majelis VI di Aula Kantor Kelurahan Purbalingga Lor dan Majelis VII di Gedung Srikandi. Cabang yang dilombakan meliputi Tilawah, Tartil, Syarhil Quran & Fahmil Quran serta Tahfidzul Quran.

Pembukaan rangkaian kegiatan musabaqah secara simbolis dilakukan oleh Bupati Purbalingga, Tasdi dengan Pembacaan Basmalah dan Pemukulan Gong. Tasdi menyampaikan lima hal yang ingin dicapai melalui kegiatan musabaqah ini.
“Ada lima hal yang harus dicapai dengan kegiatan musabaqah ini yaitu : Pertama, membangun semangat spiritual yaitu spirit untuk beribadah. Kedua, terbentuknya ukhuwah atau kebersamaan, persatuan, persaudaraan dalam umat Islam khususnya umat Islam Purbalingga. Yang ketiga, membangun kompetisi yang sehat. Keempat, membangun prestasi khususnya duta-duta MTQ untuk maju ke tingkat provinsi Jawa Tengah. Dan kelima, membangun semangat internalisasi. Yaitu agar kita menjiwai, memahami dan mengamalkan isi kandungan Al Quran,” tandas Tasdi.

Ditambahkan, kegiatan ini sangat selaras dengan visi Pemerintah Kabupaten Purbalingga yang ingin mewujudkan masyarakat Purbalingga yang berakhlakul karimah, serta misi Pemkab yaitu mendorong rakyat Purbalingga yang religius. Masyarakat yang religius terbentuk dari pribadi-pribadi yang religius. Masyarakat yang berakhlakul karimah tidak mungkin terbentuk hanya dari pimpinan saja tanpa dukungan dari seluruh komponen yang ada.

“Maka kami janjikan sesuai hasil musyawarah dengan Wakil Bupati, khusus bagi peserta yang dikirim ke tingkat provinsi dan menjadi Juara I karena membawa nama harum Purbalingga akan kami beri hadiah khusus berupa Ibadah Umrah ke Tanah Suci, meskipun yang Juara itu anak-anak,” imbuhnya penuh semangat.

Dihubungi secara terpisah, Bimas Islam yang diwakili Ani Chanifah menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan dilanjutkan dengan event yang sama untuk tingkat provinsi. Direncanakan waktu pelaksanaan berbeda, yaitu tanggal 6 – 9 Nopember 2017 untuk MTQ Pelajar sedngkan MTQ Umum akan diselenggarakan 4 – 7 Desember 2017. Semua pembiayaan kegiatan MTQ baik di tingkat kabupaten maupun pengiriman kontingen ke musabaqoh tingkat provinsi ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten. (sar/gt)