Meneladani Tokoh Sang Pencerah, Mbah Hizbullah

MTs Muhammadiyah Merden Tingkatkan Ghiroh Melalui Tokoh Sang Pencerah, Mbah Hizbullah!

Banjarnegara– Dalam upaya menjaga dan meningkatkan ghiroh perjuangan Islam, kita dapat belajar dan meneladani perjuangan para tokohnya.  Soleh Santosa, selaku Kepala Madrasah MTs Muhammadiyah Merden, menghimbau guru-gurunya untuk turut serta mengikuti Live Streaming yang disiarkan oleh Radio Muhammadiyah melalui kanal Youtube yang membahas tokoh pejuang terkemuka dari Desa Merden yaitu Alm. H. Hizbullah atau yang kerap kali disapa dengan Mbah Is, Jum’at (16/7)

Sebelumnya kisah Alm. Mbah Is telah dibukukan oleh Banjar Chaeruddin, salah satu pengisi acara yang juga merupakan anak ketiga dari Alm. Mbah Is. Beliau menulis buku dengan judul “Pak Is 100 Tahun Dalam Lintasan Sejarah Merden” untuk mengenang sejarah dan kisah perjuangan ayahnya. Kini, selain Banjar Chaeruddin, kisah perjuangan Alm. Mbah Is juga di sampaikan oleh tokoh-tokoh terdekat Almarhum yang tentunya juga memiliki semangat juang yang sama yaitu Syamsudin, Wakil Bupati Banjarnegara, keluarga Alm. Mbah Is, Dwi Nugroho, keluarga Alm. Mbah Is, dan Ahmad Badrussalam, Putra Alm. Mbah Is.

Guru MTs Muhammadiyah Merden, Pinayungan menyatakan bahwa acara ini dapat meningkatkan semangat kita untuk terus berjuang memajukan agama Islam. “Dengan turut serta mengikuti acara ini, saya mendapatkan banyak cerita dan pengalaman dari Alm. Mbah Is. Saya jadi lebih semangat untuk terus produktif berjuang memajukan agama Islam. Terutama menerapkan semangat beliau dalam proses pembelajaran di Madrasah, turut mengamalkan dan meneruskan perjuangan beliau untuk anak didik kita,” ujarnya

Selain itu Pinayungan juga mengatakan bahwa Alm. Mbah Is memang merupakan tokoh yang sangat di hormati di Desa Merden.

 “Semasa hidupnya, Alm. Mbah Is merupakan orang yang sangat giat melakukan kegiatan-kegiatan di Desa Merden, khususnya kegiatan keagamaan. Bahkan beliau dahulu merupakan Imam tetap dan guru ngaji di Masjid Daarul Falaah yang kini merupakan masjid pondok pesantren Daarul Faalah MTs Muhammadiyah Merden. Saya rasa tidak ada orang Merden yang tidak kenal beliau, semua mengenalnya, semua orang menghormati beliau,” terangnya.

Pinayungan berharap dengan diadakannya acara ini, orang-orang akan meneladani usaha Alm. Mbah Is dalam menyiarkan agama Islam serta meneladani jasa beliau bagi Desa Merden termasuk MTs Muhammadiyah Merden. (rks/ak/rf)