MTs N 2 Wonosobo Diajukan Mendapat Penghargaan Madrasah Adiwiyata

Wonosobo – Madrasah/Sekolah adiwiyata adalah madrasah yang bersih, sejuk, nyaman dan peduli terhadap lingkungan. Hakekat adiwiyata memiliki arti tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejateraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan. Untuk itu madrasah yang baik adalah madrasah yang tidak hanya mengutamakan proses belajar mengajar, tetapi juga memperhatikan kesehatan lingkungan madrasah.

Demikian disampaikan Salimah, selaku humas MTsN 2 Wonosobo, Selasa (09/11) melalui tulisannya yang dikirim ke Media Center Kankemenag Kab. Wonosobo. lebih lanjut, Salimah, menuliskan bahwa Adiwiyata merupakan salah satu impian madrasah pada umumnya, “karena madrasah ingin mengembangkan lingkungan belajar yang layak dan nyaman guna mengembangkan visi dan misi madrasah. Lingkungan yang nyaman mampu mempengaruhi kualitas prestasi siswa menuju perkembangan yang lebih baik.” Kata Salimah.

Lebih lanjut ia beberkan, dalam rangka mempersiapkan MTs Negeri 2 Wonosobo menuju madrasah Adiwiyata hari Senin, (8/11)  Kepala MTsN 2 Wonosobo, H. Yatiman, melakukan Pengukuhan Duta Lingkungan dan Kader Adiwiyata,

“dua duta lingkungan dan 20 kader adiwiyata yang dikukuhkan ini, kita harapkan akan menjadi pionir dalam mewujudkan sikap peduli, berbudaya, lingkungan hidup di madrasah. Pada tahun 2021 ini MTsN 2 Wonosobo menjadi salah satu madrasah di Kabupaten Wonosobo yang diajukan untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata. Program ini dibina oleh Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Kantor Kemenag Kabupaten Wonosobo” Kata Yatiman.

Sementara itu Ketua Tim sukses Adiwiyata MTs Negeri 2 Wonosobo, Dartono, menyampaikan beberapa langkah yang telah di laksanakan untuk suksesnya Adiwiyata diantaranya adalah kampanye lingkungan, “kami menerapkan Konsep 3 R  yaitu Reduce yaitu gerakan mengurangi sampah , kemudian Reuse yaitu menggunakan Kembali, dan Recycle yaitu endaur Ulang,” tandas Darto.

Gagasan tersebut mendapat respon baik oleh Kakankemenag Kab. Wonosobo, Ahmad Farid, saat dimintai statemennya pada hari Selasa, (09/11) diruangannya, ia menyampaikan dukungan kepada MTsN 2 Wonosobo untuk mensukseskan program Madrasah Adiwiyata,

“madrasah merupakan institusi Pendidikan yang berperan besar dalam membentuk watak peserta didik. Terdapat empat aspek yang harus dicermati dalam mengembangkan program Madrasah Adiwiyata, yaitu kebijakan, kurikulum, kegiatan dan sarana prasarana,” kata Farid.

Untuk mewujudkan Program Madrasah Adiwiyata diperlukan model pengelolaan madrasah yang mendukung dilaksanakannya Pendidikan lingkungan hidup. Dengan konsep yang sudah digagas, diharapkan MTsN 2 Wonosobo berhasil mendapat gelar Madrasah Adiwiyata tersebut. Ps-ws