MTs N Keling Kab. Jepara Simulasi 2 UNBK 2017

JEPARA – Madrasah Tsanawiyah Negeri Keling yang berada di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar simulasi 2 Ujian Nasional Berbasis Komputer pada tanggal 27 dan 28 Februari 2017. Kegiatan Ujian Nasional  ini juga dilaksanakan oleh SMP/MTs se-Indonesia, sedangkan di Kabupaten Jepara sendiri diikuti oleh 30 SMP/MTs.

Kepala MTs Negeri Keling Miftakhudin memonitoring langsung pelaksanaan simulasi 2 tersebut untuk memantau sejauhmana persiapan yang sudah ada. Alhamdulillah simulasi berjalan lancar meskipun ini merupakan hal yang baru, namun nampaknya siswa cukup antusias sehingga berbagai persiapan teknis maupun administratif perlu dipersiapkan secara cermat dan matang agar pelaksanaan UNBK MTs Negeri Keling tahun ini bisa berjalan lancar dan mendapatkan hasil yang diharapkan, ungkapnya.

Sementara menurut Kepala Laboratorium Komputer MTsN Keling, M. Susanto menjelaskan, konversi ujian konvensional ke model ujian berbasis digital seperti ini memerlukan perhatian khusus karena dari sisi manapun persiapannya tentu lebih ekstra kompleks dari pada ujian kertas, termasuk persiapan teknis seperti pengadaan hardware dan software untuk kebutuhan UNBK itu sendiri, apalagi ini merupakan kali pertama UNBK yang diselenggarakan oleh MTs Negeri Keling secara mandiri. Selain itu, panitia juga harus mempersiapkan IT dan berbagai persiapan teknis untuk meminimalisir hambatan nantinya dalam pelaksanaan ujian nasional, serta kesiapan berbagai pihak baik hardware maupun softwarenya.

Simulasi 2 UNBK MTs Negeri Keling tersebut diikuti oleh 206 siswa berjalan lancar dan tertib.  Adapun pelaksanaan simulasi 2 pada hari pertama UNBK adalah mapel matematika dan hari kedua mapel bahasa Inggris dengan menggunakan perangkat computer sebanyak 70 unit computer 8 unit cadangan yang terbagi dalam 2 laborat 2 server 1 unit server cadangan, simulasi dilaksanakan tiga tahap (sesi) setiap sesi terdiri dari 2 jam.

Pelaksanaan UNBK tahun ini menyimpan beberapa kesan tersendiri di tingkat peserta di MTsN Keling sendiri, sebagaimana yang disampaikan oleh Atatin kelas 9D yang merupakan salah satu peserta UNBK tahun ini, dia mengatakan ; simulasi ini benar-benar sesuatu banget, karena kami adalah peserta UNBK pertama di MTsN Keling, senang, dan grogi bercampur menjadi satu. Tetapi kami merasa bangga dengan simulasi ini karena system ujian seperti ini memang sudah bukan hal yang asing lagi mengingat perkembangan kemajuan teknologi saat ini menuntut kita sebagai pelajar harus selalu up to date, ungkapnya.

Seperti diketahui, penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah/madrasah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah/madrasah) secara offline. (santo/bd)