MTs Negeri 13 Boyolali lantik Pengurus Osis

Boyolali – MTs. Negeri 13 Boyolali melantik Pengurus OSIS Masa Bakti 2019-2020 yang didahului melalui pemilu osis yang dikenal dengan sebutan Pilkesis yang dilaksanakan secara demokratis, langsung, umum bebas, rahasia, jujur dan adil, yang melibatkan selurus stik holder MTs. Negeri 13 Boyolali Senin, (25/03)

Kandidat calon ketua terdiri dari kelas VII dan VIII  yang terdiri dari lima kandidat yang terseleksi dan merupakan kader terbaik. Terpilih Seva Yudhistira perwakilan dari kelas VII a yang berhasil menyisihkan empat pesaing lainnya yang berasal dari kelas VIII. Peraih suara terbesar kedua Shinta dari kelas VIII a, kemudian keduanya ditetapkan menjadi ketua dan wakil ketua. Melalui tangan-tangan mereka terbentuklah seluruh pengurus OSIS MTs Negeri 13 Boyolali, melanjutkan tongkat estafet kepengurusan dari seniornya.

Pemilihan dan latihan dasar kepemimpinan seluruh pengurus dilaksanakan  pada bulan Februari 2019 yang lalu. Mengingat OSIS merupakan Ujung tombak kegiatan di Madrasah, maka perlu ditanamkan Sikap kepemimpinan, keorganisasian, kesekretariatan, ibadah dan materi-materi lain yang membekali mereka dalam membawa kegiatan keosisan yang akan diembannya.

Di tengah-tengah kesibukannya Kepala Madrasah Zanuri, menyampaikan himbauan agar pengurus osis yang telah dilantik menjadi pemimpin yang mulad sarira hangrasa wani lan rumangsa melu handarbeni ( berani mawas diri serta merasa memiliki Madrasah tercinta).  Sifat sifat pemimpin yang seperti itu yang kelak dimasa depan menjadi pemimpin yang sukses.

“Jadilah pemimpin yang mulad sarira hangrasa wani lan rumangsa melu handarbeni, agar organisasi yang kalian pimpin mejadi organisasi yang maju,” ujarnya.

Tidak ketinggalan Waka Kesiswaan Wahyu Eko Wiyono yang merupakan pembina OSIS berpesan agar pemimpin itu memiliki pola sebagaimana disampaikan oleh tokoh Pendidikan Ki Hajar Dewantoro yakni Ing ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani ( Menjadi contoh, memberi motivasi, dan mengikuti Kegiatan positif yang ada ).

“Ingatlah, ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tutwuri handayani, berperanlah sesuai dengan posisimu,” ucap Waka Kesiswaan. (Hum/Jaim/rf)