MTs Negeri 3 Banjarnegara Sukses Jalani Vaksinasi

Banjarnegara-Segenap tenaga pendidik dan kependidikan di Madrasah Tsanawiah (MTs) Negeri 3 Banjarnegara melakukan vaksinasi Covid-19 tahap 1 di GOR kecamatan Rakit. Acara vaksinasi yang dilaksanakan oleh pihak Puskesmas Rakit 1 kecamatan Rakit, kabupaten Banjarnegara.

Kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh guru dan pegawai sekolah yang ada dikecamatan Rakit bagian barat seperti sekolah di desa Adipasir, Rakit, Gelang, Situwangi, Pingit, dan Bandingan. MTs Negeri 3 Banjarnegara yang berada di wilayah desa Rakit masuk dalam daftar kuota sasaran penerima vaksin. Kamis (10/06).

Alur vaksinasi ini dimulai dari pendaftaran melalui pencocokan KTP dengan database. Selanjutnya pengecekan tensi dan suhu badan, kemudian skrining dengan cara ditanyai mengenai riwayat alergi, penyakit, riwayat kontak dengan penderita Covid-19 dalam 14 hari sampai 1 bulan terakhir ini.

Dua proses ini yang akan menentukan boleh tidaknya seseorang untuk divaksin. Suhu badan di atas 37 derajat belum diperkenankan untuk melakukan vaksinasi.

Kepala MTs Negeri 3 Banjarnegara H. Muhammad Sidiq mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan hari ini (10/06), merupakan komitmen MTs Negeri 3 Banjarnegara untuk memproteksi para guru dan karyawan sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Vaksinasi tahap pertama diberikan kepada jajaran MTs Negeri 3 Banjarnegara dan beberapa Madrasah lainnya di kecamatan Rakit, Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Dijadwalkan vaksinasi tahap kedua akan dilakukan pada 9-10 Juli 2021 mendatang, kita berharap dengan vaksinasi ini seluruh guru dan pegawai MTs Negeri 3 Banjarnegara senantiasa sehat,” terangnya.

Senada dengan Kamad, Badriatun Nazilah selaku Waka Humas MTs Negeri 3 Banjarnegara menyampaikan pelaksanaan vaksinasi tahap pertama selesai dengan sukses,. Selanjutnya kami menunggu bulan depan lagi untuk vaksinasi dosis kedua.  

“Semoga dengan vaksin ini dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi Covid-19 dan pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan,” ujarnya.

Keadaan dunia pendidikan diharapkan bisa segera kembali normal termasuk dalam guru dan peserta didik dalam kondisi sehat dan pembelajaran tatap muka bisa segera dilaksanakan dengan aman dan menyenangkan, pungkasnya. (ar/mnh).