MTs Negeri 4 Rembang Kirim 5 Proposal di Ajang Myres 2021

MTs Negeri 4 Rembang –Madrasah Young Researchers Super Camp atau lebih dikenal dengan Myres pada tahun 2021 inik kembali digelar. Myres merupakan lomba karya ilmiah siswa madrasah berbasis riset bagi siswa MTs dan MA yang diselenggrakan oleh Direktorat KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Agama Islam, Kementerian  Agama Republik Indonesia.  Kegiatan ini digelar sebagai upaya penguatan dan pengembangan minat bakat menulis serta peningkatan mutu daya saing siswa di lingkungan madrasah.

Kepala MTsN 4 Rembang, Masrum mengatakan, Pihaknya aktif melibatkan siswanya untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pada Tahun kedua pelaksanaan Myres ini, MTs Negeri 4 Rembang mengirimkan lima proposal yang terbagi dalam lima tim. Kelima tim tersebut yakni :

  1. Tsania Rohmatul Azizah (IX) dan Ika Yaumi Rohmatin (IX) sebagai tim pertama dengan judul Roka: Roll on Kawista Sebagai Terapi Anosmia Penderita Covid-19 dengan Memanfaatkan Buah Khas Daerah yang  dibimbing oleh Ibu Siti Umayah, S.Pd. Gr,
  2. Khoirul Mahmudi (VIII) dan Robin Hata (VIII) sebagai tim kedua dengan judul Pendidikan Karakter Nasionalisme Serta Manfaat Penerapannya di Kehidupan Sehari-hari (Studi Kasus MTsN 4 Rembang) yang dibimbing oleh Bapak Muh. Ikhwan Mustaqim, S.Pd,
  3. Ahmad Harun Abdul Jalil (IX) dan Mohammad Affan Alfiansyah (IX) sebagai tim ketiga dengan judul Efektivitas Pembelajaran Baca Tulis Al Qur’an (BTQ) terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Kelas IX MTs Negeri 4 Rembang yang dibimbing oleh ibu Nurul Hidayat, S.Pd.  
  4. Zaskia Laily Wulan Sari (IX) dan Nur Laila Kiranti (IX) sebagai tim keempat dengan judul Pembelajaran Berbasis Al-Qur’an pada Konsep Kecerdasan Spiritual dan Kestabilan Emosi Siswa dalam Menghadapi Kenakalan Remaja yang dibimbing oleh ibu Siti Khoirun Nisa.
  5. Vashti Veysa Azalia (IX) dan Anjelia Farah Mayani (IX) dengan judul Urgensi Pembelajaran Daring dalam Menghadapi Era Society 5.0 Bagi Siswa Pedalaman MTs Negeri 4 Rembang yang dibimbing oleh Bapak Khoirrosyid Oktifuadi, S.Pd.

Masrum mengatakan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kuantitas maupun kualitas penelitian setiap tahun. “Jika tahun lalu kami mengirimkan tiga proposal, maka tahun ini kami mengirimkan lima proposal. Selain itu kami juga telah membentuk kelas riset pada tahun pelajaran ini guna menunjang eksistensi sebagai madrasah riset, “ tutur Masrum. 

Masrum berharap, proposal akan lolos pada tingkat nasional.(EH/iq)