MTs Negeri 4 Tegal Gelar Swab Anti Gen sebagai Prasyarat PTM Terbatas

Tegal – MTs N 4 Tegal bekerjasama dengan Puskesmas Danasari Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal pada Kamis, September 2021, menyelenggarakan Test Swab sampling warga madrasah baik perwakilan dari peserta didik maupun perwakilan dari Pendidik/Guru MTs N 4 Tegal. Tes Swab ini sebagai salah satu syarat pelaksanaan PTM terbatas, selain syarat yang lain yaitu Vaksinasi Covid 19 dan menjaga prokes (protokol kesehatan) secara ketat. Warga MTs N 4 Tegal telah melaksanakan Vaksinasi masal untuk peserta didik MTs N 4 Tegal dan masyarakat sekitar madrasah. Dari uji sampling tersebut ternyata 100 % negatif.

“Keseluruhan warga MTsN 4 hasil test Swabnya negative, itu artinya bahwa MTs N 4 secara umum aman untuk melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas. Namun demikian kami akan tetap menjaga 5M di madrasah dengan baik agar kondisi pembelajaran tetap berjalan aman, sehat dan terhindar dari Virus Covid 19 ini” Demikian Kepala MTsN 4 Tegal, Fatkhuroji menyampaikan.

Fatkhuroji juga mengingatkan bahwa selain menjaga prokes di Madrasah, guru dan murid serta warga madrasah lainnya juga harus tetap menjaga prokes di luar madrasah. Pergaulan sehari-hari agar tetap mematuhi protokel 5M. Hal itu semata-mata agar tidak terjadi penularan yang menjadi klaster di MTsN 4 Tegal. Dia mengingatkan, konsekswensi apabila ada penularan di MTs N 4, yang dapat berakibat ditutpnya kembali pembelajaran tatap muka.

Sementara itu, salah satu Siswa MTsN 4 Tegal, Arif Maulana mengatakan sangat senang karena Pembelajaran Tatap Muka akan segera dilaksanakan. “ Kami sangat menunggu dibukanya pembelajaran tatap muka, sebab pembelajaran daring terasa membosankan. Selain itu, silaturahim kami dengan sesama teman dan guru juga menjadi terhambat. Harapan kami, pembelajaran tatap muka ini aman sehingga dapat terus dilaksanakan,” ujar Arif. Seperti yang diketahui bersama, Pandemi Covid-19 tidak bisa diprediksi kapan akan berakhir. Oleh karenanya, masyarakat harus melakukan persiapan agar dapat hdup berdampingan dengan Covid-19. Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas adalah salah satu penyesuaian kebijakan yang dilakukan. Ini sebuah keniscayaan agar pendidikan dapat berjalanA sebagaimana mestinya. (Tasrip/Hary)