Simulasi ANBK yang dilaksanakan oleh MTsN 9 Boyolali

MTs Negeri 9 Boyolali Gelar Simulasi ANBK

Boyolali – Madrasah Tsanawiyah Negeri 9 Boyolali melaksanakan simulasi Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk siswa kelas 8 Rabu,(25/8). Dalam simulasi ini si ambil sampel sejumlah  30 siswa dari 189 siswa kelas 8 Tahun pelajaran 2021 / 2022, 1 orang proktor dan 1 orang tehnisi. Sesuai dengan arahan kepala madrasah H.M. Ali Imron. Kegiatan ini di laksanakan mulai pukul 08.00 sampai pukul 10.30 WIB  yang di awali dengan penjelasan mengenai maksud dan tujuan Assesment Kompetensi Minimum  (AKM).

Kepala MTsN 9 Boyolali, Ali Imron menjelaskan bahwa asesmen Nasional adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang dasar dan menengah. Mutu satuan pendidikan dinilai berdasarkan hasil belajar murid yang mendasar (literasi, numerasi, dan karakter) serta kualitas proses belajar-mengajar dan iklim satuan pendidikan yang mendukung pembelajaran. Informasi-informasi tersebut diperoleh dari tiga instrumen utama, yaitu AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar

“Ada tiga hal yang menjadi penilaian dalam assesment ini, hasil belajar murid yang meliputi literasi, numerasi dan karakter, yang kedua adalah kualitas proses belajar mengajar serta yang terakhir adalah iklim satuan pendidikan, ketiga tiganya wajib dipenuhi oleh madrasah apabila ingin lulus assesment ini,” kata Ali Imron

Asesmen Nasional perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau (a) perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan (b) kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antarkelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antar daerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

Asesment Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Secara spesifik kegiatan Asesment Nasional Berbasis Komputer ( ANBK ) bermanfaat untuk memberikan gambaran mengenai profil Madrasah Tsanawiyah Negeri 9 Boyolali dan untuk memberikan arah pengembangan madrasah pada umumnya.

“Hari ini kita selenggarakan simulasi ANBK agar pada pelaskanaan ANBK di MTsN 9 dapat berjalan dengan lancar dan tanpa halangan yang berarti,” pungkas Ali Imron (AI/Zoelva/Jaim/rf)