MTs NU 1 Ajibarang Gelar Santunan Anak Yatim

BANYUMAS – MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang menggelar santunan anak yatim piatu usia SD/MI hingga MTs di lingkungan kecamatan Ajibarang, Sabtu (6/10). Bersamaan dengan itu, digalakan penggalangan dana untuk korban gempa Donggala-Palu. 

Kepala MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang, Sutrimah mengatakan sebanyak 50 anak yatim piatu dari sejumlah sekolah dan madrasah ini mendapatkan uang, sembako dan atau kerudung. Sebelum pemberian santunan juga diadakan doa bersama untuk kemajuan MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang sekaligus doa untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia.

“Kami berterimakasih kepada para guru, dermawan, hingga instansi mulai dari pihak bank, LazisNU, pengusaha dan sejumlah pihak yang tak bisa kami sebut satu persatu atas bantuannya sehingga santunan ini bisa terlaksana kembali rutin tiap tahun” jelasnya.

Sutrimah berharap kegiatan santunan anak yatim piatu ini menjadi bagian MTs untuk semakin dekat dengan masyarakat. MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang juga berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan tingkat menengah tanpa diskriminatif. Siswa dari keluarga dengan latar belakang berbeda juga akan dilayani denan sepenuh hati.

“Untuk lulusan SD/MI yang tak mampu khususnya anak yatim piatu akan kami gratiskan biaya pendidikan. Sekarang ini juga ada sekitar 21 anak yatim piatu yang menjadi bagian dari keluarga kami. Semoga upaya ini bisa menjadikan MTs ini semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Rois Syuriah Majelis Wakil Cabang NU Ajibarang, Kiai Ahmad Sofyan mengatakan momen tahun baru hijriyah 1400 ini diharapkan semakin menjadi koreksi dan evaluasi semua pihak termasuk umat islam. Ia berharap kegiatan rutin santunan sekaligus penggalangan dana untuk korban gempa Palu dan Donggala bisa menjadi bagian peningkatan keyakinan spiritual para siswa dan guru madrasah setempat.

“Kami dorong agar siswa selalu bersyukur dengan memanfaatkan waktu untuk belajar dan berbagai kegiatan positif lainnya. Para siswa dan guru kami minta selalu semangat untuk menjalankan aktivitasnya masing-masing,” jelasnya.

Selain guru, siswa MTs Ma’arif NU 1 Ajibarang, dalam kegiatan tersebut juga turut hadir pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, tokoh masyarakat, tokoh instansi bank dan sebagainya. Selain santunan untuk anak yatim piatu, hasil dari galang dana untuk korban gempa Palu akan diserahkan ke pihak terkait. (klh/ak/BD)