MTsN 1 Banjarnegara Boyong Piala Representasi Cinta Budaya Indonesia

Banjarnegara – Sebagai salah satu wujud pelestarian budaya, MAN 1 Banjarnegara adakan lomba bercerita tingkat SMP/MTs se-kabupaten Banjarnegara dengan tema Cerita Rakyat Indonesia dalam rangka HUT ke-30. Aura Purwni Dwi Pangestika, siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara berhasil memenangkan lomba bercerita tersebut dengan membawakan cerita berjudul “Legenda Gunung Slamet.”

Mengusung tema Bimantara yang merupakan akronim dari Bhineka Mahakarya Nusantara, MAN 1 Banjarnegara mengadakan lomba bercerita secara  virtual, Sabtu (30/10), Aura bersama dua pembinanya, Farida dan Arbangi, memboyong piala kejuaraan lomba bercerita. Setelah dilakukan penjurian pada 29/10/2021, Aura berhasil meraih Juara 1.

Pelaksanaan lomba bercerita secara virtual ini mengharuskan Aura bercerita dalam sebuah video. Dengan membawakan cerita Legenda Gunung Slamet, Aura menceritakan kejadian demi kejadian di Balai Budaya Banjarnegara.  Capaian ini di luar dugaan, mengingat persiapan pembuatan video lomba hanya satu hari. Hal ini disampaikan oleh pembina Aura yaitu Arbangi.

“Sungguh di luar dugaan Aura bisa berhasil membawa piala juara satu karena memang hanya latihan satu hari. Satu hari latihan itu kami gunakan secara maksimal supaya Aura bisa membawakan cerita dengan apik. Mulai dari olah vokal, intonasi, ekspresi semua kami siapkan dalam waktu satu hari.” tandasnya.

Eko Widodo, kepala MTs Negeri 1 Banjarnegara turut menyaksikan Aura menerima piala di MAN 1 Banjarnegara. Dengan bangga  beliau menyampaikan bahwa siswa hendaknya mencintai budaya Indonesia, salah satunya yaitu cerita rakyat Indonesia.

“Berprestasi itu tidak hanya diperoleh dari bidang akademik saja. Dengan berhasilnya Aura, siswa kelas 7 MTs Negeri 1 Banjarnegara memperoleh juara 1 bercerita rakyat ini saya bangga. Ternyata dengan mencintai budaya kita juga bisa berprestasi. Ini bisa dijadikan contoh supaya siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara mencintai budaya Indonesia.” tutur Eko Widodo.

 Eko Widodo berharap akan ada event serupa dan menyertakan siswa MTs Negeri 1 Banjarnegara. cinta budaya Indonesia harus dipupuk melalui lomba yang bersensi cinta budaya. Hal ini bisa menjadi salah satu upaya penanggulangan westerenisasi di Indonesia yang semakin marak. (Rin/mnh/rf)