MTsN 1 Pati Gelar IHT Penyusunan Soal HOTS di Hari Libur

Pati – Momen libur akhir semester gasal kali ini, MTsN 1 Pati menyelenggarakan in house training (IHT) bagi guru. IHT yang berlangsung dua hari mulai Minggu hingga Senin (30-31/12) kali tersebut khusus membahas penyusunan kisi – kisi dan soal HOTS. Pada hari pertama, acara diawali dengan pembukaan oleh Kepala Madrasah dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh nara sumber dari Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Kepala Madrasah, Ali Musyafak, dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada Ibu Amiroh Ambarwati, widyaiswara dari Balai Diklat Semarang yang telah berkenan hadir dan berbagi ilmu dengan para guru. Ia juga mengatakan bahwa menuntut

Ilmu melalui mengikuti IHT dengan baik merupakan bentuk jihad. β€œIni adalah wujud dari tekad kita bersama membangun dan mengejar ketertinggalan menuju madrasah hebat bermartabat, tandasnya.

Alhamdulillah di penghujung tahun 2018 ini banyak kado istimewa antara lain, satu emas dan satu perunggu dari Kejuaraan Pencak Silat Pelajar se-Jawa Tengah, Juara Lomba dalam rangka HAB Kemenag Ke-73 ; 1 emas mapel IPS dan 1 perak mapel IPA (lomba mapel MTs), juara dua lomba KTI Guru atas nama Henny Nurhasanah, juara satu tenis meja (Guru dan Pegawai) atas nama Asyhar, terang Syafak.

Ini adalah bukti bahwa kita sudah mulai bangun dalam prestasi,” ungkapnya. Kegiatan untuk meningkatkan kualitas guru di MTsN 1 Pati ini juga sudah diawali dengan seminar sehari yang bertema Peran Guru dalam Pendidikan Abad XXI oleh Dr. Abdul Choliq pada awal Desember lalu, ujar Kamad MTsN 1 ini.

Menurut Syafak, sampai dengan hari kedua, 76 guru tetap antusias mengikuti IHT dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00 WIB, bahkan ada yang meminta tambahan waktu. Hal ini karena materi yang dibahas memang sesuai dengan kebutuhan guru yaitu menyusun soal yang mampu mengukur berbagai level berpikir siswa. Ini sangat diperlukan oleh seorang guru. Apalagi madrasah ini dalam penyusunan soal PTS maupun PAS dilakukan mandiri oleh guru yang tergabung dalam MGMP KKM 01. Produk dari peserta diserahkan kepada nara sumber dan nantinya akan diberi tanggapan dan umpan balik. Bahkan nara sumber berkomitmen untuk memberikan bimbingan secara online, pungkasnya. (mj/Am/bd)