MTsN 2 Rembang Kantongi 2 Penghargaan Nasional

MTsN 2 Rembang – Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia dengan Program Pengembangan Literasi Nasional, MTs Negeri 2 Rembang mengantongi 2 penghargaan Nasional di tahun 2021. 2 penghargaan tersebut yaitu Penghargaan Sekolah (Madrasah) Aktif Literasi Tingkat Nasional 2021 dan Penghargaan Kepala Sekolah (Madrasah) Berprestasi di Bidang Literasi.

Plakat dan Piagam Penghargaan tersebut diterimakan secara langsung kepada Kepala Madrasah, Muhammad Yunus Anis. Anus menyampaikan bahwa penghargaan yang diterima menjadi tonggak untuk terus mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah.

“Literasi yang dikembangkan sejak bulan April 2021 yang lalu jangan sampai berhenti begitu saja tetapi perlu untuk terus ditingkatkan dan dikembangkan sehingga karya-karya yang dihasilkan akan menjadi lebih berkualitas” kata Yunus Anis.

Menurut Yunus Anis budaya literasi dimaksudkan sebagai upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga akan terbentuk pembelajaran sepanjang hayat.


Hasil dari bimbingan Tim Literasi di bawah Koordinator Slamet Winarto berhasil memotivasi guru dan siswa untuk dapat menghasilkan sebuah karya literasi berupa buku ber-ISBN yang dikemas dalam bentuk Antologi Puisi Mengintip Rindu karya dari siswa-siswi MTs Negeri 2 Rembang.

Bukan hanya itu, guru dan siswa juga aktif dalam mengikuti kegiatan literasi secara nasional diantaranya melalui workshop literasi, website literasi dan penulisan buku. “Kami selalu mengapresiasi setiap karya siswa, sebuah karya tidaklah pantas untuk dicela, tetapi layak untuk dihargai” kata Slamet Winarto.

Saat disinggung mengenai kiat-kiat dalam menggerakkan dan memotivasi siswa dalam menghasilkan sebuah karya, Slamet Winarto menjelaskan prinsip. “Apa yang kamu lihat, kamu dengar, dan kamu rasakan akan menjadi sebuah inspirasi untuk mewujudkan sebuah karya. Buku bukan lagi hanya sebagai jendela dunia informasi tetapi buku menjadi media untuk menuangkan sebuah ide dan gagasan melalui tulisan,” kata Slamet Winarto. (Wient).