MTsN 2 Surakarta, Menuju Madrasah Adiwiyata

Surakarta – Dalam rangka menyongsong dan menghadapi penilaian madrasah adiwiyata tingkat Provinsi, MTsN 2 Surakarta menyelenggarakan workshop kurikulum berbasis lingkungan. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, (25/8) tersebut bertempat di ruang guru dan diikuti oleh semua guru MTsN 2 Surakarta.

Dengan mengusung tema Mewujudkan Kurikulum Berbasis pada Lingkungan, kegiatan workshop ini menghadirkan nara sumber Sutarmo, S.Pd., M.Pd., yang merupakan salah satu tim penilai sekolah adiwiyata di Kota Solo.

Menurut Joko Wahono selaku Wakil Kepala bidang kuriklulum bahwa salah satu hal yang harus dipersiapkan untuk menuju madrasah adiwiyata adalah dengan merumuskan perangkat pembelajaran yang sinergi dengan adiwiyata.

“Mengikuti program adiwiyata berarti madrasah berupaya menjaga lingkungan yang bersih, asri dan sehat. Agar upaya menjaga lingkungan ini benar-benar dapat terlaksana secara baik, maka upaya itu juga dituangkan dalam perangkat guru, diantaranya tertuang dalam silabus maupun rencana program pembelajaran,” ungkap Joko.

Dalam materinya, Sutarmo menyampaikan bahwa dengan mengikuti sekolah adiwiyata akan membawa dampak positif kepada semua warga madrasah dan warga sekitar.

“Program adiwiyata akan membentuk madrasah peduli dan berbudaya lingkungan serta upaya pelestarian lingkungan baik di lingkungan madrasah maupun warga sekitar,” kata Sutarmo.

Pada kesempatan ini semua peserta/guru juga mendapat bekal positif dalam rangka penyusunan perangkat pembelajaran. Program adiwiyata dapat disampaikan kepada siswa pada saat guru menyampaikan materi pembelajaran di kelas, namun apabila materi yang disampaikan tidak ada kaitannya dengan program adiwiyata, maka hal yang bisa dilakukan adalah dengan penerapan adiwiyata di kelas. (sdq-rma/Wul)