MTsN 3 Cilacap Gelar Simulasi Pertama UAMBN-BK

Cilacap – Tahun pelajaran 2017/2018 merupakan tonggak sejarah bagi madrasah, yakni dengan ditandai pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional-Berbasis Komputer (UAMBN-BK). Sistem ini merupakan pengembangan dari Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) di mana basisnya masih kertas.

Sebagai bagian yang sangat penting, MTsN 3 Cilacap  menggelar Simulasi UAMBN-BK, Senin (5/3) di ruang komputer. Pelaksanaan tahap pertama hari kesatu diikuti sebanyak 187 siswa yang dibagi menjadi tiga sesi dan tiap sesi terdiri 63 siswa.

Kepala MTs N 3 Cilacap  Kusnandar mengatakan, UAMBN-BK merupakan salah satu sistem yang akan menaikkan kepercayaan publik kepada madrasah. Karenanya, pihaknya berusaha semaksimal mungkin dalam menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. Kebutuhan terbesar adalah perangkat komputer.

“Simulasi UAMBN-BK sangat penting dan urgen terutama untuk pengujian perangkat. Selain antisipasi tenaga listrik, kecepatan dan kecukupan jaringan internet merupakan kunci utama yang harus disiapkan. Karenanya, dua faktor penentu ini betul-betul harus mendapat perlakuan istimewa. Proktor atau pengelola server dan teknisi menjadi ruh kelancaran UAMBN-BK. Keberhasilan kali ini akan menjadi penentu kegiatan utama, yakni Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK),”Katanya.

Dia berharap dengan adanya simulasi, pelaksanaan UAMBN-BK April mendatang seluruh siswa bisa mengikuti dengan baik. Secara teknis tidak ditemukan kendala berarti. Hanya saja karena merupakan kali pertama, para siswa masih banyak yang canggung. Karenanya, kegiatan yang sama tidak hanya cukup sekali. Tujuannya para siswa menjadi terbiasa dan tidak memikirkan bagaimana cara mengerjakannya.

Sementara itu, Heri Syaifudin selaku proktor memerlukan kerja sama dan koordinasi dengan pihak penyedia jaringan internet. Gangguan layanan hanya bisa idatasi oleh teknisi dari penyedia. Sedangakan ganggungan jaringan selama ini jarang terjadi saat simulasi.(On/bd)