MTsN 3 Magelang Selenggarakan Wisata Rohani Ke Makam Pejuang Islam

Mungkid –  Siswa Kelas IX  MTsN 3 Magelang mengadakan Wisata Rohani dengan mengunjungi makam para ulama dan pejuang Islam di wilayah Kabupaten Magelang, Sabtu , (24/02). Kegiatan diikuti oleh 200 siswa kelas IX,  Kepala Madrasah, guru pendamping, dan Wakil Komite menggunakan 13 angkutan pendesaan.

Wisata Rohani dilakukan dengan mengunjungi makan Kyai Windu (ulama pendiri Kecamatan Windusari), makam ulama Payaman kecamatan Secang, makam ulama Tegalrejo, makam ulama Gunung Pring Muntilan, makam Kyai Nur Muhammad Kadiwongso Salaman, dan makam Kyai Ma’shum Punduh Salaman.

Kepala MTsN Magelang Ahmad Zaeni, menyampaikan pentingnya anak-anak mengenal dan mengenang jasa para ulama di wilayah Magelang untuk membangkitkan semangat berkorban dan teguh dalam memperjuangkan cita-cita.

“Ziarah keliling Magelang menjadi pilihan utama karena selain agar siswa senang diajak jalan-jalan, mereka juga bisa mengenal dan mengenang jasa para ulama seputar Magelang. Sangat penting menanamkan semangat berkorban dan teguh dalam memperjuangkan cita-cita sebagaimana para ulama merintis Islam di Magelang,“ kata Ahmad Zaeni.

Sedangkan Panitia Kegiatan Khamdani, menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat belajar tata cara berziarah secara benar sesuai dengan tuntunan.

“Perlu sekali anak-anak diajak refreshing sekaligus mengenal para ulama perintis kemajuan agama Islam di sekitar Magelang. Namun yang harus dihindari adalah hal-hal yang menjurus ke arah syirik, misalnya minta kesuksesan dalam ujian nasional kepada selain Allah. Oleh karena itu dengan kegiatan semacam ini, siswa juga diedukasi tentang bagaimana tata cara ziarah yang benar sesuai tuntunan,” katanya.

Kegiatan Wisata Rohani merupakan agenda rutin tahunan, selain kegiatan outbond dan juga pemberian motivasi melalui Spiritual Building menjelang Ujian Nasional. Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyegarkan pikiran para siswa kelas IX setelah disibukkan dengan ujian praktik, simulasi UNBK, uji coba UN dan Tes Pengendali Mutu (TPM).

“Diharapkan setelah kegiatan wisata rohani ini anak-anak lebih fresh pikirannya dan siap kembali berjuang dalam uji coba ujian nasional yang akan dilaksanakan mulai Rabu, 28 Februari 2018,” kata Slamet Widodo,  Waka kurikulum yang juga ikut mendampingi para siswa. (em/am/bd)