MTsN Winong Pati Menggunakan Strategi Pembelajaran Yang Efektif

Pati — Keberhasilan pembelajaran ditentukan berbagai faktor, diantaranya pendidik, peserta didik dan lingkungan. Disamping itu cara dan proses belajarpun juga berperan dalam upaya meraih keberhasilan dalam pendidikan. Berkenaan dengan hal tersebut tim Bimbingan Konseling (BK) MTsN Winong Pati melaksanakan pendampingan dan pengarahan cara belajar efektif guna meraih kesuksesan untuk kelas IX, Selasa (31/1) di aula madrasah.

Kepala madrasah Hanik dalam sambutan mengawali kegiatan pagi tersebut menyampaikan pesan untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh sungguh dan mengharapkan materi dalam pengarahan BK dapat menjadi acuan dan landasan dalam melaksanakan rutinitas belajar siswa di rumah khususnya dan juga di kelas pada umumnya. “Gunakan kesempatan dalam kegiatan ini sebagai ajang sharing tentang permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam proses belajar kalian sehingga dengan solusi dan pengarahan dari BK insya Allah akan mempermudah kalian meraih keberhasilan,” tegas Hanik mengakhiri sambutannya.

Guru BK Sugiono dalam arahannya pada kegiatan tersebut menyampaikan strategi belajar efektif untuk meraih keberhasilan. Menurut Budi setiap siswa memiliki kemampuan berfikir yang berbeda, sehingga pola belajarpun juga tidak sama. Namun secara umum kemampuan berfikir bisa ditingkatkan melalui cara belajar yang efektif. Salah satu cara belajar efektif adalah dengan melakukan proses belajar secara rutin dan berkelanjutan. “Buatlah jadwal belajar dengan menerapkan jam belajar sesuai dengan kebutuhan, tidak perlu terlalu lama, yang penting rutinitas serta dilaksanakan sesuai jam yang telah ditentaukan setiap hari,” papar pak gik panggilan akrabnya dalam arahannya.

Sementara itu Kepala Tata Usaha Abdul Salam mengatakan kegiatan pengarahan dan pendampingan belajar tersebut merupakan program BK yang dilaksanakan rutin, biasanya dilakukan melalui pemanggilan beberapa siswa ke ruang BK dan juga pengarahan melalui tiap kelas. Untuk mengawali semester genap BK melakukan pengarahan dan pendampingan secara massal yakni dengan menyelenggarakan kegiatan untuk seluruh kelas dan dilaksanakan bersama di aula madrasah. “Melalui kegiatan pengarahan dan pendampingan diharapkan pola dan system belajar siswa semakin terarah sehingga prestasi semakin meningkat,” pungkas Salam saat ditemui di ruang kerja. (Athi’/bd)