Muh Habib : Kemenag Selalu Dukung Program Pemda

Semarang – Kantor Kementerian Agama Kota Semarang menjadi tuan rumah pelaksanaan tarawih keliling (tarling) Walikota bersama Muspida Kota Semarang, Jum’at (09/06). Kegiatan rutin tahunan ini dilaksanakan di aula kankemenag, selain dihadiri jajaran Muspida juga diikutii oleh pimpinan institusi dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta pejabat dan aparat setempat. Tampak hadir pula Ketua MUI Erfan Soebahar, Ketua FKUB Mustam Aji dan Ketua IPHI Kota Semarang Soentoro.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang Muh Habib menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Walikota atas kehadirannya di tengah-tengah ASN Kementerian Agama. Kakankemenag juga mengucapkan selamat atas diterimanya penghargaan Menteri Agama kepada Walikota Semarang sebagai partisipasi aktif dalam pembinaan kerukunan umat beragama di Kota Semarang.

“Kementerian Agama selalu mendukung apa yang menjadi program pemerintah daerah Kota Semarang, menjadikan Kota Semarang lebih hebat lagi di bawah pimpinan Mas Hendy,” ujar Habib.

Dalam kesempatan tersebut Kakankemenag menyampaikan permasalahan tentang banyaknya PKL (Pedagang Kaki Lima) di depan kantor sehingga mengganggu keindahan lingkungan kantor. “Di depan kantor Kemenag, pohon jati bisa berbuah durian, bahkan tidak hanya berbuah durian tetapi juga buah-buahan yang lain,” ujar Habib berseloroh disambut tawa hadirin.

Ia juga mengungkapkan kurangnya area parkir di halaman kantor Kemenag Kota Semarang. “Apalagi jika saat pemberangkatan dan pemulangan sekitar 2.000 jemaah haji,” tutur Habib. Oleh karenanya pihaknya mengajukan permohonan kepada Walikota agar diijinkan menggunakan taman di depan Kankemenag untuk  dijadikan area parkir. “Kami sudah mengirimkan surat kepada Walikota beberapa waktu lalu. Besar harapan kami semoga dapat diijinkan sekaligus diberikan bantuan paving sehingga bisa bermaslahat dan bermanfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menanggapi wadulan Kakankemenag berucap, “Mas Habib, pesan sudah diterima, insya Allah akan diwujudkan dalam waktu sesingkat-singkatnya,”. Menjawab permasalahan PKL di depan kantor, Walikota berkata seraya bercanda, “Mungkin ada satu ikhtiar yang belum dilaksanakan, do’akan saja agar PKL pergi.”

Pelaksanaan tarling di Kemenag pada malam ke-15 bulan Ramadan tersebut diawali dengan salat Isya’ berjemaah, tarawih dan witir dengan Imam KH. Achmad Syamhudi pengawas madrasah Kemenag yang juga pengasuh Pondok Pesantren Hidayatus Syubban. Mu’adzin dan bilal KH. Suparwito pegawai Kemenag dan merupakan pengasuh Pondok Pesantren Darul Hasanah. Seusai salat dilanjutkan dengan sambutan tuan rumah Kakankemenag, Walikota Semarang dan ceramah sekaligus do’a oleh H. Fahrurrozi.

Kegiatan tarling diikuti oleh sekitar 300 orang. Aula Kemenag tidak cukup menampung jumlah jemaah sehingga meluber ke halaman kantor. Ketua panitia Rachmad Pamuji merasa bersyukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama semua pihak, kegiatan tarling bersama Walikota dan Muspida dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” pungkasnya.(ch/gt)