Musda LPTQ, Pemkot Taruh Harapan Besar sebagai Tuan Rumah MTQ Pelajar Jateng

Surakarta – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Surakarta menggelar Musyawarah Daerah (Musda) untuk memilih kepengurusan baru periode 2017-2022 di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Jumat (28/4).

Kepala Sub Bagian Agama, Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Surakarta, Syamsu Tri Wahyudin mengatakan dalam menyongsong Kota Surakarta sebagai tuan rumah Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menaruh harapan besar terhadap LPTQ.

“LPTQ diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan baik”, ujar Syamsu.

Menurutnya, Musda sebagai langkah yang baik untuk menghasilkan keputusan berkualitas serta program kerja yang bermanfaat baik untuk LPTQ maupun umat secara umum.

“Saya berharap agenda ini berjalan dengan lancar, tertib, aman, dan demokratis dengan menjunjung tinggi semangat kebersamaan”, jelasnya.

Semoga Musda menjadi forum untuk evaluasi dan konsolidasi guna memantapkan langkah LPTQ Kota Surakarta ke depan dalam meningkatkan pemahaman spiritual umat, khusunya mendalami Alqur’an.

Syamsu menambahkan, Pemkot Surakarta sangat perhatian dan mengucapkan terima kasih kepada segenap komponen LPTQ bersama unsur masyarakat dalam membina dan memelihara kondisi ummat Islam yang sejuk  damai dan sejahtera.

“Kondisi yang demikian perlu kita wujudkan untuk memperjuangkan masyarakat yang sejahtera lahir-batin diatas bangunan keluarga sakinah yang memegang teguh dan melaksanakan nilai-nilai mulia dalam Alqur’an”, jelas dia.

Dia menambahkan, gunakanlah LPTQ selain sebagai sarana komunikasi, sosialisasi pengembangan tilawatil qur’an sekaligus sebagai motor penggerak dakwah ummat bagi kejayaan Islam.

Sementara itu Kakankemenag Kota Surakarta yang juga sebagai Ketua LPTQ periode 2012-2017, Muslim Umar,  berharap Kota Surakarta bisa berprestasi dalam MTQ tingkat provinsi November mendatang yang kebetulan akan digelar di Kota Surakarta.

“Untuk bisa mewujudkan hal tersebut perlu dukungan penuh dari Pemerintah Kota Surakarta dalam melakukan pembinaan kafilah MTQ yang akan mewakili Kota Surakarta, selain itu peran pembina harus maksimal”, papar Muslim.

Menurutnya, laju perkembangan LPTQ dalam menjalankan misinya dari tahun ke tahun semakin menunjukan hasil yang menggembirakan. Diantara yang tampak di masyarakat adalah membudayakannya MTQ/STQ di semua lapisan masyarakat dan tumbuh suburnya kegiatan baca tulis Alqur’an di kalangan masyarakat.

LPTQ juga melaksanakan seleksi  MTQ baik tingkat kecamatan maupun tingkat kota, selain itu melakukan pembinaan guna meningkatkan mutu dan kualitas MTQ di Surakarta menghadapi MTQ,  Musbaqoh Hifdzil Quran( MHQ) dan Seleksi Tilawatil Quran (  STQ) setiap tahunnya.

“Untuk rencana kegiatan tahun 2017 ini yang paling menonjol adalah menjadi tuan rumah MTQ Pelajar ke 32 tingkat provinsi Jawa Tengah,” ungkap Muslim.

Ditambahkan Muslim, Kendala LPTQ Kota Surakarta masih minimnya pembinaan di daerah. Sebab,  kelangkaan pembina berkualitas dan kurang tersedianya dana yang cukup untuk pembinaan. (rma/wul)