Muslim Umar : Menjadi Guru Harus Bermartabat.

Surakarta РKementerian Agama (Kemenag) kota Surakarta menggelar workshop pembelajaran dan penilaian kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI)  berbasis Information Communication and Technology (ICT). Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Aziza Syariah Surakarta ini diikuti 50 guru PAI dari sekolah umum se-Surakarta,  Selasa-Rabu (8-9/5).

Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) Kemenag kota Surakarta, Sunarno,dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini untuk menyamakan visi dan misi pembelajaran dan penilaian PAI dan budi pekerti.

“Peserta diberikan pemahaman penyusunan RPP dan pemahaman tentang metodologi/model perencanaan pembelajaran PAI yang berbasi ICT,” kata Sunarno.

Sementara itu saat memberikan arahannya dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kemenag kota Surakarta, Muslim Umar, meminta kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan secara signifikan terhadap mutu pembelajaran,untuk itu maka seorang guru harus menguasai metode dan menerapkan komunikasi dua arah dengan peserta didik.

“Guru harus memiliki Knowladge, Skill, danAttitude (KSA) saat berhadapan dengan peserta didik, sehingga mampu meningkatkan mutupembelajaran,” kata Muslim.

Menurut Muslim, guru PAI merupakan agen perubahan, maka dari itu dibutuhkan progresivitas yang tinggi dalam mengubah generasi bangsa menuju kearah kemajuan. Dalam bersikap, guru PAI hendaknya mampu membentuk karakter akhlakul karimah bagi peserta didik.

“Kemajuan memerlukan sikap yang aktif, kreatif dan inovatif, selain itu menjadi guru harus bermartabat, sehingga menjadi teladan bagi siswanya,” ungkapnya

Ditambahkan Muslim, dalam memberikan pelayanan publik yang baik, guru perlu membangun integritas dengan menghargai diri sendiri, orang lain dan pekerjaannya. (rma/Wul)