Musta’in Ahmad: ASN Harap Jadi Tokoh Teladan

Surakarta – “Kita bersyukur. Alhamdulillah, dari empat kali kegiatan ini, bisa menjangkau lima kecamatan dan secara umum peserta antusias. Jadi Saya menilai kegiatan ini berhasil”.

Demikian disampaikan Kepala Kankemenag Kota Surakarta Musta’in Ahmad, kepada Penyuluh Agama Islam,  seusai menjadi pembicara terakhir pada Sosialisasi Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) dengan para pengurus masjid se- Kecamatan Jebres, di Hotel Kusuma Kartika Sari, Sabtu (24/11) kemarin.

Meskipun demikian, lanjutnya, nanti akan kami ukur dengan evaluasi. Kemenag, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Baznas akan duduk bersama  untuk evaluasi hal-hal mana yang sudah baik, dan mana yang kurang.

Masih adanya sebagian masjid yang belum bisa mengikuti kegiatan sosialisasi itu, Musta’in berencana akan diadakan pertemuan khusus dengan bentuknya seperti apa.

“Nanti akan kita ajak duduk bersama untuk evaluasi. Karena, bagian dari keberhasilan program itu kita belajar dari evaluasi,” ujarnya bersemangat.

Disinggung masih minimnya partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Surakarta yang dipotong gajinya untuk Baznas, di bandingkan dengan Kabupaten Karanganyar, Musta’in dengan tegas mengatakan bahwa sebenarnya zakat itu bukan soal ASN atau bukan ASN. Karena, zakat itu kewajiban bagi siapa saja yang sudah masuk dalam kategori memenuhi nishab dan haul .

Menurut Musta’in, kita tidak bisa kemudian menyadarkan kelompok atau profesi ini begini kemudian yang lain begini. Tetapi, kita berharap ASN dalam posisinya sebagai tokoh masyarakat, sebagai  orang yag dipandang masyarakat, kita berharap bisa jadi tokoh teladan yang baik.

Oleh karena itu, terhadap apa yang telah dikerjakan dengan tuntas berupa sosialisasi UPZ di lima kecamatan se-Surakarta,  Musta’in akan segera menindaklanjuti dengan melaporkan kepada Walikota terhadap kondisi yang ada  di Surakarta, yang kemudian kita akan menerima arahan dari beliau, untuk kedepan seperti apa.

Sosialisasi UPZ bagian akhir ini diikuti  93 pengurus Masjid se- Kecamatan Jebres, dan dihadiri Kepala Kantor Kemenag, Walikota Surakarta, yang diwakili Asisten Pemerintahan Umum Dan Kesra Setda Kota Surakarta , Ketua Baznas dengan tiga wakil ketuanya, Ketua DMI Surakarta, pengurus masjid, dan penyuluh PNS dan Non PNS. (rma/bd).