Musta’in : Berdayakan KKG dan MGMP

Surakarta – Kementerian Agama Kota Surakarta melalui seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam ( PAKIS )  mengadakan pembinaan dan sosialisasi juknis Tunjangan Profesi Guru ( TPG ) yang dihadiri 260 guru PAI dari jenjang SD,SMP,SMA dan SMK di aula Kantor Kemenag Kota Surakarta, Selasa (9/4).

Kepala Kantor Kemenag Kota Surakarta Musta'in Ahmad ketika memberikan pembinaan kepada guru-guru PAI mengatakan,”Semua negara berkomitmen memperbaiki pelayanan karena pelayanan itu dievaluasi oleh masyarakat,” paparnya.

Untuk itu, Musta'in mengajak para guru PAI menjadi tenaga profesional dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada anak didik dan masyarakat.

Untuk mewujudkan keinginann tersebut, Musta’in, menekankan tiga hal yang harus dilakukan, yaitu pemberdayaan KKG dan MGMP, memfokuskan pendidikan pada pembentukan karakter dan akhlak mulia dan memahami kode etik tiap-tiap profesi agar dapat bersikap bijak dan lurus.

“Berdayakan KKG dan MGMP untuk mengadakan kegiatan yang positif terutama di saat liburan sekolah agar anak-anak tetap terpantau dalam pembiasaan-pembiasaan perilaku yang mulia,” imbuh Musta'in.

Sementara itu, di tahun politik ini,Musta'in menghimbau untuk para guru agar bersikap bijak dalam bermedsos.”Ojo nggumunan,ojo kagetan lan ojo grusa-grusu dalam menerima dan memahami berita,” tegas Musta'in.

Musta'in juga mengingatkan kepada guru PAI untuk dapat menggunakan hak pilihnya dengan tetap menjaga persatuan dan persatuan.

Operator siaga seksi PAKIS,  Encep Muh.Ilham menjelaskan bahwa juknis TPG 2019 ada sedikit perubahan dari tahun lalu.”Pada juknis TPG 2019 kegiatan ekskul tidak masuk pada perhitungan jam tatap muka ( jtm ). Agar dapat dihitung, maka harus dimasukkan dalam jtm,” kata Encep.

Encep menghimbau agar guru-guru PAI segera menyelesaikan upload SKMT online terbaru sebagai dasar untuk mencetak SKBK dan mempersiapkan persyaratan pencairan TPG sesuai juknis TPG 2019.

Pada kesempatan itu, Amir Khusni, mewakili kelompok kerja pengawas (pokjawas) PAI mengajak kepada guru-guru PAI untuk bisa menindak lanjuti arahan dari Kepala Kemenag Kota Surakarta terkait pemberdayaan KKG dan MGMP untuk memprogramkan kegiatan – kegiatan yang bermuatan pendidikan karakter bagi anak didik.

“Mari kita agendakan kegiatan peningkatan akhlak mulia bagi siswa siswi terutama bagi anak-anak didik kita yang bermasalah dengan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait yang ahli di bidang disiplin atau penggemblengan mental, misalnya TNI,” ajak Amir.

Kegiatan diakhiri setelah pengurus Forum Kegiatan Guru (FKG) PAI menyampaikan informasi  tentang  persiapan pelantikan pengurus AGPAII Kota Surakarta pada (30/4) mendatang. (miyati-rma/bd)