Mustain : Laksanakan Kegiatan Tahun 2018 Mulai Bulai Januari

Karanganyar – Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2017 adalah potret wajah kita sesungguhnya. Capaian yang tertuang dalam laporan itu jujur, itulah cerminan kinerja kita selama setahun penuh.

Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad saat memberikan pembinaan dalam Rakor Penyusunan LAKIP dan Telaah DIPA 2018 di Resto Kemuning Ngargoyoso, Kamis (18/01).

Hadir pada kegiatan itu Kasubbag TU, Kasi, Penyelenggara dan seluruh pengelola kegiatan pada masing-masing seksi. Dalam kesempatan tersebut, tiga Kepala MIN di Kabupaten Karanganyar yang mana pada tahun 2018 ini DIPA nya masuk ke dalam DIPA Kemenag.

Dalam pembinaannya, Kepala Kemenag dengan tegas mengatakan agar masing-masing bagian/seksi di kantornya segera melaksanakan kegiatan sedari awal. Menurutnya, dengan melaksanakan kegiatan di awal tahun akan meringankan beban kita dikemudian hari.

“Segera laksanakan kegiatan tahun 2018 di awal tahun, bila bulan Januari ini ada yang bisa dilaksanakan, jangan ditunda-tunda. Jadi nanti di akhir tahun, bulan November, Desember kita bisa fokus memperbaiki laporan sehingga hasilnya dapat lebih baik,” tegas Musta’in.

Selanjutnya Mustain Ahmad juga mengatakan bahwa yang tidak kalah penting dalam melaksanakan kegiatan adalah perencanaan. Disampaikannya bahwa DIPA Tahun 2018 ini merepresentasikan apa yang sudah direncanakan di tahun sebelumnya.

“DIPA yang ada di tangan kita saat ini adalah apa yang sudah direncanakan di tahun sebelumnya. Kalaupun ada yang tidak pas, segera dikoordinasikan antara perencana dan seksi sehingga dapat segera terealisasi. Evaluasi di tahun 2017 adalah perlu untuk memperhatikan hal-hal kecil,” jelasnya.

Sementara itu, Kasubbag TU Kemenag Karanganyar, H. Wiharso yang membuka kegiatan rakor mengatakan agar masing-masing seksi cermat dalam membuat jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2018.

“Dioptimalkan lagi kerjanya, pasti bisa lebih baik dan lebih cepat. Di tahun 2018 harus ada schedule yang jelas terkait penarikan dana karena ini terkait kinerja kita,” ucap Wiharso.

Pada tahun 2018, DIPA Kemenag Kabupaten Karanganyar mencapai 92,5 miliar, yang terdiri dari DIPA Sekjen, Bimis, Pendis, Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha. Jumlah anggaran tersebut digunakan untuk belanja pegawai dan berbagai kegiatan, dimana sebagian besanya untuk gaji pegawai, guru agama dan guru madrasah. (ida-hd/Wul)