Nasirin : Semua Komponen Diharapkan Ikut Andil Mempersiapkan MTQ

Karanganyar – Pagelaran Musabaqah TIlawah Qur’an (MTQ) Pelajar, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren, dan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 pada Selasa, (09/10) selesai dilaksanakan. Dari 32 cabang yang dilombakan, Gondangrejo, Karangpandan dan Karanganyar secara berurutan menjadi kecamatan yang paling banyak memperoleh juara.

Setelah menyerahkan piala kepada para juara, Kepala Kankemenag Kabupaten Karanganyar, Ahmad Nasirin mengatakan bahwa perlu dukungan semua pihak agar nama Kabupaten Karanganyar terdengar di tingkat Provinsi maupun Nasional.

“Diharapkan semua pihak ikut andil untuk mempersiapkan MTQ di tingkat Provinsi agar Kabupaten menjadi juara,” katanya.

Lebih lanjut Ahmad Nasirin juga mengucapkan terimakasih atas peran serta pesantren dan seluruh komponen masyarakat atas partisipasinya mensukseskan pagelaran MTQ tingkat Kabupaten Karanganyar.

“Peran Pesantren dan seluruh komponen masyarakat di Bumi Intanpari yang dimotori bagian Kesra Setda sungguh luar biasa, semoga ini menjadi kebaikan yang dapat dirasakan manfaatnya untuk kita semua,” tambahnya.

MTQ Pelajar, MHQ Pesantren dan STQ tingkat Kabupaten yang digelar di SMPN 5 Karanganyar ini diikuti 365 peserta yang berasal dari 17 Kecamatan. Ada 57 orang dewan hakim yang berasal dari unsur Kemenag, MUI, Pesantren, Guru Agama, dan Penyuluh Agama Islam turut membersamai peserta.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan terus menerus melalui pembinaan yang berkesinambungan agar Karanganyar nanti mendapatkan juara.

“Jangan demam panggung sebelum tampil. Makanya perlu latihan dan suport,” imbuh Samsi.

Lomba MTQ Pelajar, MHQ Pesantren dan STQ bertujuan mencari bibit-bibit unggul didalam bidang MTQ, MHQ dan STQ. Selain itu, Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan penghayatan dan pengamalan agama yang bersumber dari Kitab Suci Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus memberikan semangat dalam usaha membangun mental spritual. Selanjutnya, juara pertama akan berlomba ditingkat Propinsi dan Nasional. (ida-hd/bd)