Noor Badi Mengajak Semua Guru Untuk Menyamakan Visi Demi Pengembangan Madrasah

Kudus – Keberadaan madrasah saat ini sudah mendapat kepercayaan dari masyarakat khususnya di Kecamatan Undaan ini, para orang tua sudah memilih untuk menitipkan anak-anaknya untuk menuntut ilmu di madrasah, sehingga keberadaannya tidak lagi dipandang sebelah mata,  madrasah saat ini sudah menunjukkan eksistensinya dalam mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang tidak hanya menguasai ilmu agama dan ilmu terapan lainnya, namun mampu bersaing di era globalisasi ini, dengan tanpa meninggalkan ciri khasnya yang berakhlaqul karimah.

Melihat realita ini, kita layak berbangga hati, hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus saat memberikan pengarahan dinas, dihadapan para guru MI,RA serta  komponen pendidik lainnya di wilayah Kecamatan Undaan, pada tanggal 11 Januari 2018, bertempat di MI NU Tarbiyatul Wildan Wates Undaan.

Dalam arahannya, Noor Badi mengajak seluruh guru dan kompenen pendidik lainnya untuk menyamakan visi demi tumbuh kembangnya madrasah, sehingga kualitas madrasah semakin maju,  mampu bersaing dan mampu menjawab tantangan yang semakin berat saat ini. Kita wajib ucap syukur karena keberadaan madrasah saat ini tidak ada yang terlikuidasi, seperti nasib Sekolah Dasar yang saat ini banyak digabungkan karena kekurangan murid.

Oleh sebab itu, dengan agenda ini saya berharap dapat dijadikan media untuk silaturrahmi, komunikasi dan sharring , peningkatan ilmu, peningkatan profesionalitas dan pengabdian kita sebagai tenaga pendidik. Marilah kita tingkatkan etos kerja kita karena saat ini, para guru sudah mendapat perhatian dari pemerintah, dengan mengucurkan dana berupa pemberian tunjangan profesi guru, yang kedepannya akan melekat pada anggaran DIPA, sehingga tidak akan ada lagi TPG guru yang terhutang.

Diakhir pengarahannya, beliau menuturkan 5 syarat yang harus dipenuhi oleh lembaga pendidikan supaya bisa maju dan eksis yaitu: 1. Kelembagaan ( harus mempunyai ijin resmi dalam pendiriannya).2.Sarana Prasarana ( penyediaan sarana gedung harus representatif dan memenuhi syarat kelayakan).3.Sumber Daya Manusia ( demi suksesnya proses belajar mengajar, dibutuhkan adanya tenaga pendidik dan elemen pendukung lainnya yang berkualifikasi).4. Manajemen Pembiayaan ( dengan mengikut sertakan peran wali murid yang tergabung dalam Komite Sekolah untuk membantu program sekolah yang membutuhkan pembiayaan). 5. Manajemen Pengawasan ( pengawasan perlu diadakan secara melekat dan berkala, sehingga manakala terdapat persoalan yang terjadi dapat diatasi dengan sedini mungkin dan solusi yang terbaik.(Eti/bd)