Ormas dan beberapa Instansi gotong royong membangun madrasah

Karanganyar – Tidak jarang masalah yang terjadi pada seseorang atau lembaga merupakan awal dari kebaikan yang akan terjadi di kemudian hari. Rupanya hal ini juga dialami oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Karan, Gayamdompo, Karanganyar.

Awalnya MIM yang sudah ada sejak tahun 1968 ini berdiri diatas lahan milik salah seorang warga Karan. Kemudian muncul permasalahan dengan ahli waris lahan tersebut yang mengakibatkan MI ini harus membayar tanah yang digunakan atau memindahkan proses belajar mengajarnya. Berhubung keterbatasan dana yang dimiliki, akhirnya manajemen MI memilih untuk mencari tempat baru. Singkat cerita, permasalahan yang dialami oleh MI Karan akan segera selesai, pasalnya ada salah seorang Guru SMA Muhammadiyah yang dengan kerelaan hatinya mewakafkan tanah seluas 900m2 untuk mendirikan madrasah tersebut.

Diawali hal tersebut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karanganyar beserta instansi dibawahnya gotong royong untuk membangun pendirian MIM Karan. Saat peletakan batu pertama pembangunan MI Karan Jum’at lalu, 24/7/15, Ketua PDM Karanganyar, Masruri mengatakan bahwa madrasah, sekolah, rumah sakit dan lembaga-lembaga di bawah naungannya akan membantu pembangunan MIM Karan tersebut.

Menurut data yang dicatat, baru ada seratusan juta lebih yang siap digunakan, oleh karenanya beliau membuka lebar-lebar siapa saja yang ingin membantu menyelesaikan pembangunan MI tersebut. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad yang menyampaikan sambutan dalam acara tersebut mengajak semua pihak untuk memperbanyak rasa syukurnya kepada Allah SWT.

“Pertolongan Allah itu dekat, jadi orang yang benar-benar meminta pertolongan Allah dengan berikhtiar dengan baik, Insya Allah akan dibantuNya,” ucap Musta’in. Secara pribadi, Kakankemenag juga membantu pembangunan Madrasah tersebut dengan menyumbangkan 100 sak semen.

Selanjutnya, pihak Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar akan membantu segala bentuk administrasi yang dibutuhkan untuk pembangunan madrasah tersebut. (Hd)