Outbond membentuk Karakter Individu menjadi Lebih Baik

Purworejo – Kegiatan di luar kantor seperti outbond masih belum familiar di lingkungan Kankemenag Kabupaten Purworejo. Sebagian pegawai masih menganggap outbond sebagai kegiatan yang menghamburkan anggaran. Sebagian lainnya menganggapnya kurang bermanfaat.

Namun semua pendapat miring itu sirna setelah para pegawai Kankemenag Kabupaten Purworejo bisa menikmati setiap game yang dimainkan. Introvert, eksklusif, ingin menang sendiri, egois, murung, gegabah, pemarah, semua karakter individu yang negatif itu tidak muncul melainkan berganti dengan karakter teliti, cermat, ceria, pemaaf. Selain itu seluruh peserta berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik demi misi memenangkan permainan secara kelompok dengan cara yang fair dan tetap menghargai kelompok lain.

Itulah hasil yang dicapai dari kegiatan Pembinaan Pegawai Team Building Tahun 2018 yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 Oktober 2018 di Hutan Pinus Puncak Becici Bantul, DIY dan diikuti oleh seluruh pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purworejo. Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kabupaten Purworejo, Drs. H. Farid Solihin, M.M.Pd. melihatnya sebagai kegiatan yang dapat membentuk individu untuk semakin berkarakter dan akan berkorelasi positif terhadap pekerjaan.

“Manfaat dari kegiatan ini sangat besar. Tidak hanya rekreasi tetapi membentuk pribadi kita makin baik secara individu maupun kelompok. Dan pastinya kita akan semakin siap dalam menghadapi tantangan pekerjaan ke depan,” tegas Farid Solihin.

Kegiatan outbond dipandu oleh tim trainer dari Jogja Outbond yang membagi seluruh peserta menjadi empat kelompok dimana masing-masing kelompok saling berkompetisi dalam empat games yaitu moving bomb, all transfer, semar misteri, dan balloon tower.

Moving bomb yaitu memindahkan bola pingpong yang diibaratkan sebuah bom ke tempat yang aman menggunakan pipa bertali banyak, yang setiap ujung tali dipegang oleh masing-masing peserta. Simulasi ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap saling percaya antar anggota kelompok, melatih konsentrasi dan keseimbangan.

All transfer adalah game memindahkan benda berupa tongkat/stik dari depan ke belakang secara estafet menggunakan anggota badan selain tangan. Tujuannya adalah untuk menjalin kerjasama dan sense of belonging atas tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Semar misteri adalah game untuk membangun kerjasama antar kelompok, melatih konsentrasi, dan meningkatkan keaktifan dalam berkomunikasi. Cara memainkan game ini adalah masing-masing peserta diberi satu huruf yang dengan huruf tersebut peserta mengajak peserta lain dalam satu kelompok untuk menyusun kata yang merupakan jawaban dari pertanyaan yang diajukan oleh trainer.

Yang terakhir, permainan Balloon Tower yaitu meniup balon dan menyusunnya sehingga membentuk menara menggunakan selotip. Kelompok yang dapat menyusun menara paling tinggi maka kelompok itulah yang menang. Tujuan dari game ini adalah membangun tim kerja dengan keterampilan yang saling melengkapi serta membangun komitmen untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya.(sgy/sua)