Outing Class MTsN Klaten, Media Pembelajaran Di Luar Kelas

Klaten – Madrasah Tsanawiyah Negeri Klaten mengadakan Outing Class yang menjadi program kemajuan madrasah. Kegiatan yang diikuti 32 siswa-siswi kelas unggulan, diajak untuk belajar di luar kelas untuk mendapatkan pengalaman baru.

Outing Class yang dilaksanakan Museum Manusia Purba Sangiran Sragen dan Pembuatan garam Bleduk Kuwu, Purwodadi untuk mendekatkan siswa dengan lingkungan dan mempermudah pemahaman materi dengan melihat realita yang ada. Demikian disampaikan Kepala MTsN, Klaten Nurul Qomariah saat ditemui humas menjelang keberangkatan menuju lokasi, (21/10).

Siswa tetap mentaati tata tertib dan selalu bersama dengan rombongan, mendengarkan apa yang diperintahkan guru pembimbing, kegiatan ini bukan kegiatan rekreasi/hiburan tapi kegiatan ini adalah belajar diluar dengan tujuan untuk mengambil pelajaran.

“Ini merupakan media yang paling efektif dan efsien dalam menyampaikan ilmu, pembelajaran bukan dari teori saja tetapi juga kebenaran dan bukti nyata di lapangan secara langsung,” tandas Nurul.

Kegiatan ini baru diperuntukkan bagi kelas VII yang masuk pada kelas unggulan, dan program kedepan bisa diikuti oleh seluruh siswa madrasah, diharapkan siswa mampu memahami langsung pembelajaran diluar kelas.

“Ini Wujud nyata dari MTsN Klaten untuk meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran menuju madrasah unggulan yang mampu menghasilkan output yang cerdas perpaduan ilmu agama dan iptek yang berakhlakul karimah,” harap Kepala Madrasah.

MTsN Klaten merupakan lembaga pendidikan yang bernaung di Kementerian Agama terus berinovasi menuju madrasah yang menjadi pilihan masyarakat, untuk mewujudkan impian tersebut, bekerja keras bersama-sama dengan seluruh komponen pendidikan.

Hal senada disampaikan Sugeng Narwanto selaku ketua panitia dan guru pembimbing, tujuan kegiatan itu melatih siswa untuk mandiri, kerjasama antara teman, belajar dengan alam. Siswa diajak untuk belajar mengenal sejarah manusia purba juga fosil hewan purba di Museum Manusia Purba Sangiran Sragen serta belajar tentang sejarah dan proses pembuatan garam di Bleduk Kuwu yang terletak Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Selain itu diharapkan siswa dapat merangsang dan mengetahui sejarah dan mempelajari proses awal sampai akhir serta untuk terus melestarikannya.(nrd_aj)