Panjang Jimat Budaya Kota Wali Demak

Panitia Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Fattah Al Akbar Sayyidin Panotogomo Ke-514 Th 1438 H/2017, mengadakan pawai panjang jimat 6 maret 2017 di alun-alun simpang enam Demak.

Hadir dalam giat tersebut antara lain Forkompimda Bupati Demak H. M. Natsir,.Dandim 0716/Demak diwakili oleh Danramil 09/Krng Tengah Kapten Etok Sulistyono, Kapolres Demak diwakili oleh Kasat Bimas Polres AKP M. Cholil, Wakil bupati Drs. H. Joko Sutanto, Kepala Kanemeneg Kab. Demak H. M. Thobiq, Ketua MUI H. M. Asyiq.

Dalam sambutan singkatnya M. Natsir menyampaikan kegiatan semacam ini terus kita tingkatkan dari tahun ke tahun dan kita sosialisasikan kepada masyarakat demak tahu apa pawai panjang jimat, ini kekayaan kita, ini budaya kita perlu kita lestarikan, tegasnya, ini juga sekaligus hiburan bagi masyarakat demak khususnya.

M Thobiq, selaku Ka Kan Kemenag dan sekaligus Penasehat di  ta’mir Masjid Agung Demak menyampaikan “Istilah panjang jimat sebelumnya dipopulerkan oleh Habib Lutfi bin Yahya. Panjang memiliki arti panjang (dowo). Sedangkan, jimat itu berarti nguri-uri. Karena itu, tradisi haul Raden Fatah ini kami lestarikan terus menerus tiap tahun,” jelasnya.

Peserta Pawai Panjang Jimat diikuti 60 kelompok terdiri dari barisan wali 9 dari Remasade, barisan merah putih dari Kodim 0716/Dmk & Polres Demak, peserta nikah & khitan tabarrukan, pelajar SMA/SMK/MAN : 15 pok, pelajar SMP/MTs : 8 pok, pelajar SD/MI : 14 pok, ponpes sekitar demak kota : 7 pok, jamaah Istiqhotsah Al Karomah Dmk, mahasiswa Unisfat, STIQ, AKN, PMII, dll.

Acara pelepasan Pawai Panjang Jimat dilakukan oleh Bupati Demak Bpk. H.M. Natsir, MM. MPd di depan Masjid agung demak dengan mengambil route Alun-alun, Pecinan, Pertigaan pasar Bintoro belok kiri, Jln Pemuda lurus, Pertigaan menuju Jl Bhayangkara, perempatan Polres lama belok kiri Menuju Jln Kyai Singkil, Pertigaan pendopo Kab.Demak belok kanan, dan Finish SDN 2 Demak. (sfk-tgh/gt)