Parenting dan Motivasi, Penguatan Peserta Didik Jelang USBN/UAMBD 2019

Semarang – Semangat belajar peserta didik kelas 6, menjadi penyemangat bagi MI Taufiqiyah Kecamatan Tembalang Kota Semarang untuk kembali meningkatkan semangat belajar,  memperkuat rasa tanggung jawab, membangun sikap mental, spiritual, sosial dan material dengan menyelenggarakan Parenting dan Motivasi, Penguatan  Peserta Didik Kelas 6 Jelang USBN 2019, Sabtu (9/3).

Siti Arofah selaku Kepala MI Taufiqyah menuturkan, kegiatan yang diikuti oleh 63 siswa kelas VI bertujuan untuk meningkatkan  semangat belajar, menyiapkan kemampuan dalam menghadapi USBN/UAMBD, sehingga hasilnya meningkat. Disamping itu juga untuk memaksimalkan peran orangtua dalam pendampingan belajar peserta didik.

“Kegiatan ini adalah salah satu  agenda rutin di madrasah kami menjelang Ujian.Dengan terjalin koordinasi baik antara madrasah, orangtua wali murid, dan siswa, maka akan menghantarkan peserta didik lebih siap dalam segala aspek untuk menghadapi ujian dengan hasil yg lebih baik,” tegasnya..

Moch Soleh selaku guru kelas 6.A menganggap kegiatan ini sangat bagus dan perlu dipertahankan karena membangkitkan semangat belajar peserta didik yang mulai menurun dan jenuh. Selain itu orang tua juga akan tahu peran penting dan tugas mereka untuk mendukung keberhasilan putra/putrinya.

Sementara Nuryati Wahyuningsih guru kelas 6.B menambahkan kegiatan motivasi ini sangat efektif  dan  dibutuhkan bagi peserta didik dalam menyongsong ujian.   

“Peserta didik butuh dukungan dan dorongan  serta penguatan dari orang tua, guru maupun madrasah. Rasa kekhawatiran dan ketakutan mereka menghadapi ujian harus ditepis, kita bangkitkan rasa percaya diri mereka yang selama ini hilang dan semangatnya lemah,” pungkasnya. 

“Maka dengan kegiatan parenting dan mendatangkan motivator inilah madrasah memberikan penguatan serta kekuatan  pada peserta didik kelas 6, agar terbangun  mentalnya sehingga ketika menghadapi ujian  mereka menjalani dengan jiwa yang tenang tanpa ada rasa beban serta ketakutan,  hasilnya pun diharapkan memuaskan,” harap Nuryati.

Salah satu siswa menyatakan, kegiatan motivasi ini sangat bagus dan bermanfaat  karena menyadarkan akan pentingnya semangat belajar. Orang tua dan anak-anak semuanya terharu serta mengikuti kegiatan ini dengan semangat yang luar biasa. “Setelah ini saya akan lebih rajin belajar untuk meraih cita – cita, patuh kepada kedua orang tua, bapak/ibu guru serta menjalankan perintah agama,” tegas salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya. (sby/bd)