Partisipasi Masyarakat, Penting dalam Mendukung Layanan KUA

Mungkid – Partisipasi masyarakat dalam mendukung kinerja Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan sangat diharapkan . Meskipun KUA merupakan instansi  vertikal (Pemerintah Pusat), tetapi  layanan KUA adalah melayani masyarakat di tingkat Kecamatan sehingga KUA harus dibantu agar maksimal dalam pelayanannya.

“Tugas KUA itu berat. Tidak saja melayani pencatatan pernikahan, tetapi juga melayani haji dan ibadah sosial. Meskipun KUA merupakan bagian instansi vertikal, tetapi  KUA melayani kebutuhan masyarakat di kecamatan, sehingga KUA harus dibantu dalam rangka pelayanan masyarakat,” kata Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, pada acara Lepas Sambut Kepala KUA Kec. Mungkid di Balai Muslimin, Kamis (05/07).

Hadir dalam acara tersebut anggota Forkompincam Mungkid, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Desa Mungkid, anggota P3N, dan para Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Mungkid.

Menurut Wafa, dinamika masyarakat selalu berubah.  Tuntutan masyarakat terhadap layanan KUA semakin tinggi, sehingga ASN di KUA harus sabar dalam memberikan pelayanan. Apalagi  tidak semua lapisan masyarakat memahami kerja KUA.

“Kepala KUA adalah khadim (pelayan) masyarakat sehingga Kepala KUA harus menjadi ASN yang bisa melayani masyarakat,” tegas Kaepala Kantor.

Wafa menyampaikan, saat ini Kantor Kemenag Kabupaten Magelang mengalami kekurangan Penghulu. Tidak adanya pengangakatan CPNS karena moratorium dan jumlah ASN yang pensiun tinggi, mendorong Kemenag untuk melaksanakan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) secara tepat dan efisien.

“Karena moratorium dan volume pensiun tinggi mengakibatkan kekurangan jabatan Penghulu. Berdasarkan pengamatan dan analisas, perlu penyegaran perpindahan  Kepala KUA,” urainya.

Wafa menegaskan perpindahan  tugas adalah hal yang biasa yang sudah dipertimbangkan dengan matang. Melalui perpindahan tugas tersebut akan memperkaya ASN dalam hal pengalaman tugas, memperkaya keluarga, dan meningkatkan profesionalisme.

Kepada Forkompincam, Wafa menitipkan agar Kepala KUA yang baru dapat diterima dengan baik dan dibimbing sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. (am/gt)

Partisipasi Masyarakat, Penting dalam Mendukung Layanan KUA

Mungkid – Partisipasi masyarakat dalam mendukung kinerja Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan sangat diharapkan . Meskipun KUA merupakan instansi  vertikal (Pemerintah Pusat), tetapi  layanan KUA adalah melayani masyarakat di tingkat Kecamatan sehingga KUA harus dibantu agar maksimal dalam pelayanannya.

“Tugas KUA itu berat. Tidak saja melayani pencatatan pernikahan, tetapi juga melayani haji dan ibadah sosial. Meskipun KUA merupakan bagian instansi vertikal, tetapi  KUA melayani kebutuhan masyarakat di kecamatan, sehingga KUA harus dibantu dalam rangka pelayanan masyarakat,” kata Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, pada acara Lepas Sambut Kepala KUA Kec. Mungkid di Balai Muslimin, Kamis (05/07).

Hadir dalam acara tersebut anggota Forkompincam Mungkid, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala Desa Mungkid, anggota P3N, dan para Penyuluh Agama Non PNS Kecamatan Mungkid.

Menurut Wafa, dinamika masyarakat selalu berubah.  Tuntutan masyarakat terhadap layanan KUA semakin tinggi, sehingga ASN di KUA harus sabar dalam memberikan pelayanan. Apalagi  tidak semua lapisan masyarakat memahami kerja KUA.

“Kepala KUA adalah khadim (pelayan) masyarakat sehingga Kepala KUA harus menjadi ASN yang bisa melayani masyarakat,” tegas Kaepala Kantor.

Wafa menyampaikan, saat ini Kantor Kemenag Kabupaten Magelang mengalami kekurangan Penghulu. Tidak adanya pengangakatan CPNS karena moratorium dan jumlah ASN yang pensiun tinggi, mendorong Kemenag untuk melaksanakan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) secara tepat dan efisien.

“Karena moratorium dan volume pensiun tinggi mengakibatkan kekurangan jabatan Penghulu. Berdasarkan pengamatan dan analisas, perlu penyegaran perpindahan  Kepala KUA,” urainya.

Wafa menegaskan perpindahan  tugas adalah hal yang biasa yang sudah dipertimbangkan dengan matang. Melalui perpindahan tugas tersebut akan memperkaya ASN dalam hal pengalaman tugas, memperkaya keluarga, dan meningkatkan profesionalisme.

Kepada Forkompincam, Wafa menitipkan agar Kepala KUA yang baru dapat diterima dengan baik dan dibimbing sehingga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. (am/gt)