Pasraman Radite Widya Menjadi Pasraman Percontohan

Jepara – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu hari ini Selasa (02/11) melakukan visitasi ke salah satu pasraman formal di Kabupaten Jepara, dengan didampingi oleh pengelola pendidikan dari Bimbingan Masyarakat Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Sukono, tim visitasi yang terdiri dari I Putu Suartama dan I Nyoman Alit Tim visitasi mengunjungi Pasraman Radite Widya Jepara.

Visitasi ini merupakan bentuk kepedulian Ditjen Bimas Hindu dalam berupaya meningkatkan pendidikan yang bercirikan Hindu melalui penyediaan sarana pendidikan berupa pasraman formal, ini merupakan aplikatif dari Peraturan Menteri Agama nomor 56 tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Hindu.

Selama ini Pasraman Radite Widya sendiri merupakan pasraman nonformal yang sudah berjalan dalam memberikan pendidikan keagamaan Hindu di luar jalur pasraman formal. Menempati lahan seluas 3.000 meter tanah milik Yayasan Radite Widya Dharma, pasraman ini telah memiliki gedung dengan peruntukan kegiatan belajar mengajar sebanyak 4 kelas, tersedia 1 aula, 1 ruang perpustakaan, sarana pembelajaran siswa berupa komputer 5 unit, seperangkat alat band dan gamelan Jawa.

Didukung oleh 7 orang tenaga pendidik termasuk kepala pasraman, 3 diantaranya merupakan Guru PNS yang sudah bersertifikasi dan sisanya Guru swasta dengan pendidikan strata satu pendidikan agama dan pendidikan PGTK. Saat ini Pasraman Radite Widya telah memiliki 18 peserta didik setingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan 28 peserta didik setingkat Sekolah Dasar (SD).

Dalam kunjungan tersebut, I Putu Suartama menyatakan bahwa Kabupaten Jepara melalui Pasraman Radite Widya sudah cukup pantas untuk dijadikan percontohan sebagai lembaga pendidikan keagamaan Hindu nonformal untuk ditingkatkan menjadi pasraman formal.

“Hasil visitasi ke Pasraman Radite Widya Jepara cukup meyakinkan kami untuk menjadikan sebagai pasraman percontohan di Jawa Tengah,” ucap Suartama.   

“Dengan ketersediaan sarana prasarana dan tenaga pendidik serta peserta didiknya diharapkan Radite Widya siap ditingkatkan menjadi pasraman formal,” tambahnya.

Sementara itu, pengelola pendidikan Bimas Hindu Sukono mengatakan dengan dipilihnya Pasraman Radite Widya sebagai percontohan pasraman formal di Jawa Tengah, harapannya akan memberikan semangat bagi pasraman lain di wilayah Jawa Tengah, dalam rangka meningkatkan fasilitasi sarana pendidikan keagamaan Hindu.

“Setelah Jepara rencana kedepan dalam upaya peningkatan lembaga pendidikan keagamaan Hindu, pasraman-pasraman di kabupaten lain seperti di Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Sragen juga menjadi target akselerasi,” ucap Sukono. (gt/whn)