Pastikan PAT Online Bisa Diakses Semua Siswa, Kepala Madrasah Lakukan Home Visit

Kendal – Penilaian Akhir Tahun (PAT) menjadi bagian penting bagi siswa dalam memenuhi persyaratan akademik agar bisa naik kelas, yakni menyelesaikan seluruh program pembelajaran dua semester pada kelas yang diikuti.  Oleh karena itu, untuk memastikan seluruh siswa bisa mengakses PAT online melalui E-Learning, Subiyono selaku Kepala MIN 1 Kendal melaksanakan home visit kepada beberapa siswa, Sabtu (5/6).

Ditemani Guru Kelas 5.A Nur Zuhdi,  dirinya berkunjung ke rumah Aina Qolbi siswa kelas 5. A, saat itu dia sedang mengerjakan PAT Mapel Bahasa Arab. Menurutnya, akses PAT online melalui E-Learning cukup mudah tidak ada kendala.

“Alhamdulillah, saya sudah mengerjakan Bahasa Arab selama 1 jam 6 menit, dengan menggunakan Android. Semua soal sudah dikerjakan, tetapi ada 10 soal yang masih ragu-ragu. Sisa waktu akan saya gunakan untuk mengoreksi kembali agar benar semuanya,” jelas Aina.

Sementara  menurut Eriko Ilmi Vanesha, juga siswa kelas 5.A, akses E-Learningnya mudah, soal juga terbaca dengan jelas, yang masih menjadi persoalan adalah soal masih sulit dipahami. Ini dikarenakan pembelajaran berlangsung secara daring selama pandemi.

Home visit ini juga dimanfaatkan kepala madrasah untuk menggali sejauh mana peran orangtua dalam membimbing dan mendampingi putra/putrinya di rumah.

Noor Cholidah selaku ibu dari  Aina Qolbi, mencontohkan peran dirinya selama PAT berlangsung, seperti mendampingi belajar, mengingatkan dan menyuruh doa sebelum mengerjakan soal dan mendampingi saat mengerjakan.

“Saya selalu berusaha mendampingi Aina saat mengerjakan PAT online. Untung ada toleransi waktu mulai pukul 08.00 sampai dengan 23.00 WIB, sehingga  membagi waktunya lebih leluasa,” pungkasnya.

Sementara menurut Erfa Indah Nuryanti orangtua dari Eriko, hampir sama dengan yang Noor Cholidah lakukan yaitu mengarahkan dan mendampingi selama mengerjakan PAT online. Cuman dia menambahkan, begitu anak selesai mengerjakan, dirinya mengecek jawaban anak. Jika ada yang menurutnya masih salah, anak diminta untuk mengecek ulang.

“Mengecek jawaban anak ini memang saya lakukan agar nilainya bagus. Setelah dia cek, yakin benar, baru saya perintahkan untuk dikirim. Ini saja kadang belum memperoleh nilai sesuai harapan.

Namun ibu ini bersyukur, karena selama belajar dari rumah,  putrinya selalu melaksanakan Sholat Fardhu dengan baik, tahfidznya juga baik, masih mau mengaji habis maghrib dan TPQ. Bahkan suka membantu orangtua untuk menyelesaikan pekerjaan rumah dan membantu mencarikan belanja online. (sby/bel)