Peduli kemanusiaan, Kemenag Karanganyat donorkan darahnya

Karanganyar – “Andaikata zaman Nabi Muhammad SAW ada teknologi donor darah, saya yakin ada hadits yang menerangkan tentang anjuran donor darah”, ungkap Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang juga menjadi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ketika datang mengunjungi Kabupaten Karanganyar beberapa waktu lalu.

Seiring pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat tinggi, bertambah pula permasalahan yang menyertainya, seperti penyakit dan kecelakaan kendaraan bermotor. Tidak sedikit penyakit dan kecelakaan yang dialami seseorang membutuhkan sumbangan darah dari orang lain untuk melanjutkan hidupnya. Disisi lain, terkadang sulit bagi orang yang membutuhkan untuk mendapatkan sumbangan darahnya, bisa karena tidak sesuai golongan darahnya atau tidak adanya stok darah di PMI.

Peduli kemanusiaan inilah yang membuat panitia Hari Amal Bhakti (HAB) Ke 69 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan donor darah pada hari Rabu, 17 Desember 2014. Kegiatan yang dilaksanakan di aula lantai II kantor ini bekerjasama dengan PMI Kabupaten Karanganyar yang membawa enam personil lengkap dengan peralatan pendukungnya.

Donor darah yang dilaksanakan setelah Upacara Bendera tanggal 17 ini diikuti tidak kurang dari puluhan pendonor, dimana mereka terdiri dari guru dan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar. Sayangnya tidak semua orang yang ingin mendonorkan darahnya disetujui oleh dokter dari PMI, hal ini dikarenakan tensi darah yang rendah atau kadar Hemoglobin (Hb) yang tidak memenuhi standar.

“Dari 61 calon pendonor darah, ada 15 orang yang tidak memenuhi standar sebagai pendonor, jadi yang berhasil diambil darahnya oleh PMI hanya 46 orang”, ujar Ketua Panitia HAB Ke 69, Wiharso.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad yang menyampaikan pembinaan saat upacara bendera berharap agar semua pegawai dan guru di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar berperan aktif untuk menyukseskan berbagai kegiatan HAB ke 69 ini, walaupun pada tahun ini kegiatannya dibuat secara sederhana.

Tidak lupa, Mustain selalu mengkampanyekan nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama. Bahkan beliau memberikan hadiah kepada pegawai yang hafal dan berani menyebutkan nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama saat upacara berlangsung. Integritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggungjawab dan Keteladanan. (Hadi)