Peduli Sumatera Barat untuk duka Banjarnegara

Banjarnegara – Bencana tanah longsor di Desa Sampang Kecamatan Karangkobar Kabupaten Banjarnegara yang terjadi Jumat 12 Desember 2014 pukul 17:30 WIB lalu masih menyisakan duka yang mendalam bagi para korban, khususnya yang kehilangan sanak keluarga maupun harta benda termasuk rumah tinggal sebagai tempat bernaung.

Data korban tanah longsor menunjukkan bahwa 40 rumah rata dengan tanah, 300 jiwa kehilangan tempat tinggal, 99 orang diketemukan meninggal dunia, 32 orang belum diketemukan, 8 orang luka berat dan 16 orang luka ringan. Dari data tersebut didapat 11 keluarga merupakan keluarga besar dari Kementerian Agama sebagai tenaga pengajar di RA/BA, MI dan MTs.

Duka tersebut yang meluluhkan rasa iba bagi pegawai jajaran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, melalui koordinasi internal seluruh pegawai yang berjumlah 8,800 orang dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat baik pegawai maupun guru saling menyisihkan harta mereka untuk disumbangkan bagi korban bencara tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara.

“Kami telah menggalang dana secara sukarela dari 8,800 orang terdiri dari pegawai dan guru di 19 Kankemenag Kabupaten/Kota, sehingga terkumpul Rp. 98,537,700.- (## Sembilan puluh delapan juta lima ratus tiga puluh tujuh ribu tujuh ratus rupiah ##). Terlebih dengan cairnya tunjangan kinerja yang diterima pada akhir bulan Desember 2014 lalu telah memberikan semangat tersndiri bagi para pegawai untuk menyisihkan rezeqi mereka untuk sebagian orang yang membutuhkan”, ungkap Bustari Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan bantuan korban tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara (28/01).

Rombongan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat hadir dalam rangka penyerahan bantuan kepada korban bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara berjumlah 18 orang terdiri dari Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Bustari, MM, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Drs. H. Artis Arjun, Kasubbag Informasi dan Humas M. Rifki, M.Ag dan 15 Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat. Kakanwil yang sedianya ikut bergabung dalam rombongan karena ada kegiatan yang mendesak dan sangat penting akhirnya membatalkan untuk ikut serta.

Bustari menambahkan bahwa “Kami Keluarga Besar Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat menaruh empati dan peduli terhadap saudara-saudara kami yang menjadi korban bencana tanah longsor, apa yang dirasakan oleh saudara-saudara kami di Banjarneagara menjadi duka bagi kami juga. Sehingga Kami berharap agar bantuan ini dapat meringankan beban para korban bencana dan membantu khususnya keluarga Kementerian Agama yang menjadi korban bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara.

Mengakhiri sambutannya Beliau berharap “Agar tali silaturrahim yang sudah terbina antara Sumatera Barat dengan Jawa Tengah bahkan Kankemenag se-Sumatera Barat dengan Kankemenag Banjarnegara hendaknya dapat terus terjalin, dan pada suatu saat dapat membalas kunjungan kami, untuk bisa berkunjung ke Sumatera Barat mempererat tali silaturrahim. Dalam rencana kunjungan seusai menyerahkan bantuan mestinya dilanjutkan meninjau ke lokasi bencana dan Posko Keagamaan Kementerian Agama Banjarnegara, namun karena guyuran hujan yang cukup deras sehingga terpaksa dibatalkan karena tanah disekitar lokasi yang masih labil dan tidak memungkinkan untuk bisa menuju lokasi. (gt)