PEenyuluh Lomba Agustusan Lomba Dengan Narapidana Di Rutan Blora

BLORA – lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Blora bekerjasama dengan Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kab. Blora merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72  Kemerdakaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai lomba  yang diikuti seluruh warga binaan rutan baik laki laki dan perempuan kemaren.

Ada beberapa macam lomba yang diadakan  dalam  rangka memperingati Hari bersejarah bagi bangsa ini, di antaranya adalah lomba pajat pinang, lomba bola voli, lomba sepak bola, lomba adzan, lomba menghafal surat  al-Fatihah dan lomba menghafal bacaan  tasyahud akhir.

Kepala Rutan Blora, Yhoga Aditya Ruswanto Amd, IP, SH, M.Hum mengatakan bahwa Perlombaan guna memperingati hari kemerdekaan ini  telah pelaksanakan dan semua warga binaan senang dengan adanya kegiatan itu.

“Kegiatan lomba Agustusan ini merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan setiap tahunnya untuk mempererat silaturahim dan memperingati hari kemerdekaan”ujarnya, namun menurutnya, ada perbedaan pada tahun ini dari tahun-tahun sebelumnya, yaitu adanya lomba yang sifatnya kerohanian seperti lomba adzan, lomba menghafal surat al-Fatihah dan lomba menghafal bacaan tasyahud akhir, untuk itu pihaknya bekerjasama dengan para penyuluh agama Islam di wilayah Kankemenag Blora.

Beberapa penyuluh Agama Islam terlibat aktif sebagai pendamping para napi dalam bidang kerohanian juga ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan lomba ini dengan menjadi juri pada lomba-lomba tersebut.

Lebih lanjut, Yhoga Aditya Ruswanto mengatakan, semua kegiatan HUT RI ini dilaksanakan semata-mata untuk memberikan hak kepada warga binaan sebagai warga Indonesia.

“Walau mereka di sini statusnya sebagai narapidana namun hak mereka untuk memperingati hari kemerdekaan tetap kami berikan, dan juga  sengaja kegiatan lomba yang dilaksanakan dimaksudkan sebagai contoh agar dalam membangun negara lebih baik jika dilaksanakan secara bersama sama sesuai bidang masing-masing.”ujarnya.

Sementara itu, penyuluh Islam Kemenag Blora, Nunuk Inayatul Ulya mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan rutan dan menyaksikan perlombaan yang berdampak positif bagi para warga binaan dan berharap mental berlomba lomba dalam kebaikan ini akan selalu terpatri dalam jiwa para napi dan bisa menjadi motivasi untuk menjadi yang terbaik terutama dalam kegiatan keagamaan.

Sementara itu, hal senada diungkapkan kepala kankemenag Blora, Nuril Anwar yang mengapresiasi ide kreatif yang memberi dampak baik bagi warga binaan pesantren taubatan Nasuha tersebut, karena menurutnya melalui perlombaan kerohanian itu diharapkan bisa membawa manfaat positif bagi warga rutan dalam meningkatkan kesalehan sosial dan berlomba meraih kemenangan dalam bidang kerohanian selain mempererat silaturahim dan kerjasama antara rutan dan kemenag Blora. (Ima/nunuk/bd)