Pegang teguh toleransi dan Ukhuwah Islamiah

Wonogiri – Pemerintah RI telah menetapkan Awal Dzulhijjah 1436H jatuh pada tanggal 15 September 2015. Sehingga hari Idul Adha 1436 H jatuh pada tanggal 24 September 2015. Kepala Kankemenag Wonogiri Safrudin menyampaikan bila ada yang menetapkan Idul Adha hari Rabu 23 september 2015, kita harus menghormatinya, karena kita punya pengalaman dengan perbedaaan tersebut, kita harus tetap menjaga persatuan sesama kaum muslimin.

Beliau mengharapkan kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Wonogiri untuk tetap memegang teguh toleransi dan ukhuwah islamiah dan tetap saling menghormati keyakinan dalam perbedaan Idul Adha tahun 1436 H / 2015 M, sehingga kekhusyukan ibadah pada bulan Zhulhijjah tetap terjaga.

Perbedaan pendapat harus di maknai rohmat dan keberagaman di antara umat Islam, sudah berkali terjadi perbedaan pendapat terjadi di antara umat Islam baik itu mengenai penentuan awal puasa ataupun penentuan hari raya idul fitri sehingga menjadikan umat Islam semakin dewasa dalam berpikir dan tetap meningkatkan solidaritas dan kerukunan umat.

Hal tersebut di sampaikan Kepala Kankemenag Wonogiri Safrudin dalam acara musyawarah Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Tingkat Kabupaten Wonogiri, kamis (17/09/2015) di Aula Kankemenag Wonogiri, turut hadir Bag Humas dan Kesra Setda Kab. Wonogiri, Ormas Islam, Polres Wonogiri dan Pengurus PHBI Kabupaten Wonogiri.

“Jaga iklim kondusif di tengah masyarakat mengingat idul Adha tahun ini bertepatan dengan momentum rangkaian pilkada” imbuhnya.

Adapun petugas untuk Sholat Idul Adha tahun 1436 H tingkat Kabupaten Wonogiri di Halaman Masjid At Taqwa Wonogiri imam Drs. H. Harum Mirzah dan bertindak sebagai khotib Drs. H. Safrudin, MSI Ka. Kankemenag Wonogiri.

Festival Gema Takbir

Menurut Kabag Kesra Setda Wonogiri Maryanto, Festival Gema Takbir terbuka gratis untuk SLTA maupun Umum dengan syarat setiap peserta terdiri atas maksimal 20 orang (pa/pi), peserta wajib memainkan 3 bedhug besar yang akan disediakan oleh panitia dan peserta boleh menambah peralatan lainnya asalkan bukan peralatan elektronik dengan durasi waktu 10 menit.

Kegiatan tersebut merupakan program tahunan sebagai syiar Islam di Wonogiri sekaligus bisa di sinergiskan dengan program wonogiri mengaji yang saat ini sedang di galakkan di kota gaplek. (Mursyid-Heri)