Pelaksanaan USBN PAI SMP Hari Pertama Sesuai Jadwal

Tegal- Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  Mapel PAI SMP Tahun Pelajaran 2017/2018 mulai berlangsung pada hari Senin, 16 April 2018. Pada hari pertama pelaksanaan USBN,  Kantor Kementerian Agama Kota Tegal melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) yang dipimpin langsung Kepala Kantor terjun langsung  monitoring di tiga tempat.

Saat monitoring Kakankemenag Kota Tegal, Akhmad Farkhan didampingi langsung dari Bidang Pakis Kemenag Pusat Jakarta, Uji Hidayati, Kasi Pakis, Muhsonah serta staf Pakis dan Humas Kemenag Kota Tegal dalam satu tim.

Ketiga lokasi monitoring tersebut adalah; SMP N 2 Tegal, SMP N 1 Tegal yang berada di jalan. Tentara Pelajar No. 37 dan SMP Ihsaniyah Tegal yang berlokasi di jalan Sumbodro No.14 Tegal.

Kepala Sekolah SMP N 1 Tegal, Ries Murdiani, dari salah satu lokasi yang dikunjungi oleh Tim, mengatakan, siswa yang mengikuti USBN di tempat kami berjumlah 250 peserta, dengan rincian 230 peserta USBN PAI, 14 Kristen, 4 Katholik dan 2 peserta USBN dari Konghuchu.

Terkait pelaksanaan USBN PAI pada SMP tahun pelajaran 2017/2018, lanjut Ries Murdiani secara umum berlangsung lancar, namun ada sedikit koreksi yang berkaitan dengan jumlah soal belum singkron dengan waktu.

Dengan 40 jumlah soal PAI dengan waktu 2 jam, maka menurutnya terlalu panjang, seharusnya dengan jumlah soal 40, maka waktunya cukup satu setengah jam  (90 menit), namun jika tetap waktunya 2 jam, maka soal harus ditambah minimal 45 soal,” jelas Ries Murdiani.

Setelah mengisi instrumen monev di ruang tamu dan mewawancarai langsung ketiga kepala sekolah, Tim monitoring mengunjungi ruang Panitia dan ruang pengawas serta memonitor peserta ujian dari masing-masing sekolah.

Sementara itu, dari Bidang Pakis Kemenag Pusat, Uji Hidayati saat mewancari ketiga Kepala Sekolah yang dikunjungi langsung, menyimpulkan, semua pengawas yang bertugas di masing-masing sekolah menggunakan sistim silang antar sekolah.

Beliau berpesan, agar semua pengawas melaksanakan tugas sebaik baiknya, tetap menjaga ketertiban dan selalu mengingatkan kejujuran kepada peserta ujian.

Selanjutnya Beliau juga berharap, hendaknya selalu berkoordinasi dengan kemenag jika terjadi permasalahan terkait dengan USBN dimasa mendatang.,” pungkasnya. (IM/rf)