Pelantikan Guru, Kakankemenag Berikan Pesan Penanaman Karakter Anti Korupsi

Kebumen – Kepala Kankemenag Kabupaten Kebumen melantik dan mengambil sumpah jabatan 8 ASN menjadi Guru Pertama, Rabu(19/05).  Pelantikan yang berlangsung secara luring tersebut dilaksanakan di aula Kankemenag dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Bertindak sebagai saksi H. Khamid dan H. Makruf Widodo.

Usai melantik, Kepala Kankemenag H. Panut  yang juga pernah menjabat sebagai Guru meminta kepada ASN yang baru saja dilantik menjadi Guru Petama segera menjalankan tugas pokok,fungsi dan tanggung jawabnya sebagai seorang Guru dengan baik dan benar.”Pastikan dan yakinkan bahwa kita adalah bagian penting dari Kementerian Agama,” pesannya.

“Saudara sekalian memiliki kewajiban sebagaimana jargon yang sedang digaungkan Kementerian Agama yang pertama yaitu reformasi birokrasi. Saudara harus menjadi garda terdepan dalam reformasi tugas pokok keguruan. Guru era sekarang harus bisa bekerja lebih baik dan menghasilkan hal yang lebih positif serta bermanfaat bagi masyarakat,”ujarnya.

Panut melanjutkan, bahwa saat ini jargon kedua yang sedang digaungkan Kementerian Agama adalah moderasi beragama. Kepada mereka para Guru yang baru saja dilantik dia meminta untuk ikut mengedukasi peserta didiknya dalam upaya penerapan moderasi beragama. Menurutnya hal tersebut sangat penting sebagai upaya untuk selalu menjaga kerukunan dan persatuan generasi mendatang.

Pesan selanjutnya yang disampaikan Kepala Kankemenag adalah penanaman karakter anti korupsi kepada peserta didik. Dijelaskannya bahwa penanaman karakter anti korupsi juga merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi. “Maka saya meminta dalam hal perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran betul – betul dilaksanakan dengan mengedepankan integritas,”pintanya.

“Jelaskan pada generasi kita apa itu korupsi, bahayanya korupsi dan mengapa kita tidak boleh korupsi,” pungkasnya.

Adapun ASN yang baru saja dilantik adalah sebagai berikut : Sirojuddin, Cahyo Harjono, Udin Kasmudi, Heru Setiawan, Tito Septiawan, Sasmiyati, Agus Setiawan Dan Mohammad Ali Hasan Tualeka.(fz).