Pelantikan Pejabat, Ketua Pokjaluh Tunaikan Tugas Sebagai Rohaniwan

Blora – Ketua Pokjaluh Kemenag Blora, Nuril Asrori melaksanakan tugas sebagai rohaniawan dan pembaca doa dalam  pengambilan sumpah pada pelantikan ke-30 pejabat administrator dan pejabat pengawas oleh Bupati Blora di ruang pertemuan Pemkab Blora baru baru ini.

Nuril menyampaikan bahwa sebagai rohaniawan pihaknya melaksanakan tugas sesuai ketentuan yang ada dan berharap para pejabat bisa melaksanakan tugas sesuai dengan sumpah yang diucapkan dalam pelantikan tersebut sesuai kitab tertinggi yang diyakini ajaran agama Islam yang dimiliki.

“kami mendapatkan tugas sebagai rohaniawan dalam pelantikan pejabat pemkab tersebut selain fungsi kami sebagai penyuluh agama Islam di masyarakat dan kami laksanakan sepenuh hati”paparnya serius.

“alhamdulillah pengambilan sumpah dan pembacaan doa lancar semoga pejabat yang dilantik bisa menjalankan tugas dengan baik”pungkasnya.

Kepala Kemenag Blora, Nuril Anwar melalui Kasi Bimas Islam, maspuin menyampaikan bahwa Sumpah jabatan adalah serangkaian kalimat yang secara resmi dibaca seorang pejabat publik yang akan mengemban jabatan tertentu, agar nantinya tidak terjadi penyimpangan.

”Sumpah jabatan merupakan janji setia untuk tidak melakukan penyimpangan dari tugas dan kewajiban maka rohaniawan berperan sangat signifikan maka kami memberikan kepercayaan kepada ketua pokjaluh” ujarnya.

Selanjutnya Maspuin mengucapkan selamat kepada pejabat yang telah resmi dilantik, dan berharap para pejabat yang baru bisa mengemban amanah, sehingga dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan sumpah yang diucapkan. ”Jabatan ini adalah amanah yang harus dijaga dan kami ucapkan selamat,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, Bupati Blora Djoko Nugroho didampingi Wakil Bupati (Wabup) H. Arief Rohman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bondan Sukarno memimpin pengambilan sumpah pelantikan ke-30 pejabat administrator dan pejabat pengawas dan  berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan tempat kerja yang baru. Hal ini dikarenakan pekerjaan yang ada pada Dinas/Instansi sangatlah banyak, sehingga dengan semakin cepat penyesuaian lingkungan dapat membantu mempercepat pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat atas dilantiknya Bapak Ibu semua, ikut petunjuk kepala dinas, pelajari tugas masing-masing, saya yakin Bapak Ibu dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Sekali lagi selamat semoga apa yang kita lakukan dan kerjakan menjadi berkah untuk kita semua,” ujarnya.
Sekda Bondan Sukarno menyebutkan, mutasi kemarin antara lain untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan pejabat lama karena pensiun.

‘’Jabatan yang lowong karena pejabatnya pensiun, diisi oleh pejabat yang baru. Pengisian jabatan yang baru tentu berdampak pada kekosongan di posisi jabatan lainnya. Jabatan yang lowong-lowong itulah yang diisi pejabat-pejabat baru,’’ ujarnya usai pelantikan.(ima/bd)