Pelayanan Haji Kabupaten Kudus Optimalkan Digitalisasi Dokumen Pada Menu Siskohat

Kudus (PHU) – Kemajuan teknologi yang begitu pesat, mengharuskan penyederhanaan dalam setiap layanan, begitu juga dengan penatausahaan sebuah dokumen. Apalagi dokumen jemaah haji dengan waitinglist di Provinsi Jawa Tengah yang sudah mencapai 28 tahun, mengharuskan adanya perubahan dalam pengurusan dokumen jemaah haji.

“Operator Siskohat merupakan garda terdepan dalam layanan Penyelenggaraan Haji dan Umrah, sehingga kita dituntut untuk melek dengan teknologi,” ujar Saifur Rohman saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin, (17/05).

Pria yang sudah bekerja selama 12 di Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kudus menceritakan saat pengalamannya bekerja di Seksi PHU selama ini.

“Perubahan menu di aplikasi Siskohat mulai awal saya kerja disini sampai detik ini mengalami kemajuan yang sangat pesat,” ucapnya.

“Apalagi sekarang ini sudah mulai dilakukan digitalisasi dokumen jemaah haji, memudahkan nantinya kedepan dalam mencari dokumen jemaah haji, mengingat jumlah jemaah haji Kudus tergolong Kabupaten dengan jemaah haji yang besar,” tambahnya.

Ditjen PHU mulai membangun inovasi layanan, salah satunya dengan melakukan Digitalisasi Dokumen Jemaah Haji. Jadi tiap jemaah haji memiliki satu file berkas yang dulu dikumpulkan saat mendaftar haji, dan dipisahkan dalam folder berdasarkan tahun keberangkatan ujar Saifur.

“Hampir 9.000an berkas jemaah haji sudah kita lakukan digitalisasi dokumen dengan mengoptimalkan peralatan yang dulu dikirim dari Pusat,” kata Saifur.

“Hasil scanning dokumen tersebut langsung diupload pada menu Siskohat, sehingga dapat mengurangi resiko kehilangan maupun kerusakan dokumen yang tersimpan, mengingat tempat penyimpanan berkas  kita yang sangat terbatas,” ucapnya.

“Jadi ini bisa dikatakan sebagai bentuk pengamanan dokumen pendaftaran haji,” tandas Saifur.(vd/Sua).