Pelayanan Yang Tulus Dan Rendah Hati Menumbuhkan Siswa Berinteraksi

Surakarta – Untuk menumbuhkan kerinduan siswa agar dapat berinteraksi dengan teman sebaya, mengenali perkembangan hidup imannya yang bebas dan memerdekakan,  Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Katolik menyelenggarakan kegiatan Rekoleksi (pembinaan iman) siswa siswi SMA se Surakarta khusus kelas X, dengan tema “ Iman Memerdekakan” di SMA Warga Surakarta, Sabtu-Minggu (13 dan 14/10).

Kegiatan itu sedikitnya di hadiri oleh 129 peserta, 15 orang pendamping seluruh pengurus MGMP dan 5 narasumber.

Pengawas Pendidikan  Agama Katolik,  Verina Surjawati, dalam sambutannya memberi arahan kepada para guru yang mendampingi agar memberikan pelayanan yang tulus, ihlas dan rendah hati agar kegiatan dapat berjalan dengan maksimal.

“Kami himbau agar peserta dapat mengikuti acara dari awal hingga selesai dengan santai dan serius, kita belajar berbagi pengalaman hidup maupun pengalaman iman”, ucap Verina.

Puji Tuhan acara demi acara berjalan lancar. Semua peserta bisa mengikuti dengan antusias. Sejak dimulai hingga acara penutupan dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Subiyantoro, Pr, tidak ada seorangpun yang izin keluar.

Romo Subiyanto, Pr dalam sambutannya mengajak para peserta didik ebagai kaum muda yang berbahagia dan bergembira harus memiliki rasa peduli terhadap sesama. Terutama dengan mengajak dan mengingat saudara kita yang edang dilanda bencana di Palu,Donggala dan sekitarnya.

“Untuk itu kita berniat menyumbangkan uang kolekte dalam Misa kepada saudara kita yang saat ini berada di Palu dan sekitarnya,” ujar Romo Subiyantoro.

MGMP ini diadakan dengan harapan agar pengalaman rekoleksi ini mampu membentuk karakter dan kepribadian siswa dalam mengembangkan dan menumbuhkan iman, harapan dan kasih di lingkungan sekolah, masyarakat dan gereja.

”Jadilah pelopor untuk berbagai berkat/menjadi penyalur berkat Tuhan kepada sesame yang mmembutuhkan.Kibarkan bendera imanmu sebagai orang muda katolik yang berbahagia dan bergembira dalam melaksanakan karya perutusan Tuhan sebagai pelajar. Belajar srawung dengan saudara yang tidak seiman dalam mewujudkan kerukunan hidup beragama,” pesan Romo kepada seluruh peserta MGMP. (ver_rma/bd)