Pelepasan Dan Akhirussanah Siswa – Siswi MAN 4 Boyolali

Boyolali (Humas MAN 4) – Kegiatan pelepasan pada Sekolah/Madrasah pasti akan selalu berkesan tidak hanya untuk seluruh Bapak/Ibu Guru, namun untuk adik kelas yang akan ditinggalkannya,  orang tua/wali murid dari siswa yang akan lulus dan juga untuk seluruh pihak yang sudi hadir pada kesempatan tersebut. Sudah menjadi tradisi bagi Sekolah/Madrasah untuk mengadakan acara pelepasan dan akhirussanah setiap akhir tahun pelajaran. Seperti halnya MAN 4 Boyolali, hari Sabtu tanggal 28 April 2018 mengadakan acara yang bertemakan “Pelepasan Dan Akhirussanah Siswa-Siswi MAN 4 Boyolali Tahun Pelajaran 2017/2018”.

“Acara ini tidak diberi tajuk berpisah/ perpisahan,  melainkan penyerahan siswa kepada orang tua siswa.  Namun, maknanya sama,” ungkap Kepala MAN 4 Boyolali,  Joko Triyono, saat menyampaikan sambutannya pada acara tersebut.

Disamping acara inti pelepasan siswa siswi,  didalamnya terdapat kebolehan siswa-siswi dalam bentuk pentas seni,  pencak silat maupun pidato 3 bahasa,  yaitu Bahasa Arab,  Bahasa Inggris dan Bahasa Jawa.

Pelepasan siswa siswi  merupakan prosesi yang sangat penting, setidaknya bagi orang tua murid,  pihak Madrasah,  maupun siswa itu sendiri. Bagi orang tua murid,  acara tersebut menjadi momentum untuk mengucapkan terimakasih kepada Bapak/Ibu Guru yang telah mendidiknya selama 3 tahun. Seperti pepatah “datang tampak muka,  pergi tampak punggung”, dimana orang tua menjemput anaknya kembali dari pihak Madrasah.

Bagi pihak Madrasah,  acara ini menjadi waktu yang tepat untuk mengembalikan siswa secara resmi kepada orang tuanya.  Pesan moral dan motivasi pihak Madrasah sangat penting yang kaitannya dengan kemauan siswa untuk melanjutkan pendidikan kejenjang lebih tinggi atau bekerja.

Sedangkan bagi siswa,momentum ini tepat untuk mengucapkan terimakasih kepada guru yang telah mengajar dan mendidiknya selama 3 tahun. Tidak hanya ucapan terimakasih,permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan terhadap guru, amatlah penting.Tujuannya agar ilmu yang diberikan guru menjadi ilmu yang bermanfaat bagi siswa tersebut.

Pada Akhirusanah kali ini, acara prosesi wisudalah yang dinilai paling berkesan bagi siswa-siswi. Karena dalam prosesi wisuda terdapat momentum sakral antara murid dengan guru. Semoga akhirusanah tahun ini menjadi kegiatan penutup akhir tahun yang diridhoi Allah SWT, Sehingga menjadikan peserta didik menjadi lulusan yang bermanfaat didalam masyarakat. Serta siswa siswi yang masih duduk di kelas X dan XI menjadi lebih semangat lagi dalam kegiatan belajar mengajar. (Ita/jaim/Wul)