Pembinaan ASN oleh Wakil Menteri Agama terkait Moderasi Beragama

Magelang (Humas) – Wakil Menteri Agama RI, Zainut Tauhid Sa’adi didampingi Kakanwil Kemenag Prov. Jateng, Musta’in Ahmad memberikan Pembinaan ASN Kementerian Agama Kabupaten Magelang tentang Moderasi Beragama, bertempat di MAN 1 Magelang, Jumat, (8/10).

Acara yang digelar di Aula Al Khawaritzmi MAN 1 Magelang ini berfokus kepada dua hal yakni dimulainya PTM (Pembelajaran Tatap Muka) Terbatas pada awal tahun pelajaran baru 2021/2022 dan juga terkait Pembinaan ASN di seluruh lingkup kerja Kemenag Kabupaten Magelang tentang Moderasi Beragama.

Dalam kunjungannya,Wamenag didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Tengah, H. Musta’in Ahmad, S.H, M.H, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Magelang H. Zaenal Fatah, S.Ag.,M.SI , Kepala Sub Bag TU Kantor Kemenag Kab. Magelang Drs. H. Khoironi Hadi, M.Ed, Kepala seksi dan Penyelenggara Kantor Kemenag Kab. Magelang, Kepala KUA dan Penyuluh Kantor Kemenag Kab.Magelang, Kepala MAN, MTSN dan MIN se Kabupaten Magelang, Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang, Ketua Dewan Pengawas Komite MAN 1 Magelang dan Ketua Komite MAN 1 Magelang.

Dalam sambutannya Wamenag mengutarakan bahwa Islam di Indonesia itu bisa menjadi  teladan atau contoh yang menandakan kedamaian.

“Indonesia mengajarkan moderasi beragama karena Indonesia  merupakan negara plural/majemuk, ada berbagai adat istiadat, suku dan agama. Adanya kemajemukan tersebut  harus terjalin saling menghormati keyakinan dengan agama lain,” ujar Wamenag.

Dengan begitu beliau mengajak seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Magelang agar menjunjung tinggi nilai nilai positif dalam moderasi beragama.

Dalam kunjungan tersebut Wamenag juga berkesempatan untuk meninjau Perpustakaan Baitul Hikmah, Masjid Daarunajaah, serta Ponpes Darunnajah MAN 1 Magelang yang  mendapat program peningkatan sarana prasarana madrasah melalui SBSN tahun anggaran 2022. Usai kunjungan tersebut Wamenag berharap MAN 1 Magelang bisa lebih maju dan banyak mencetak siswa yang berprestasi dan menjadi contoh bagi madrasah yang lain. (bqq)