Pembinaan CJH Demak pra-keberangkatan menuju tanah suci

Demak – Manasik haji merupakan hal yang sangat penting dan mendasar bagi orang yang mau menunaikan Rukun Islam yang kelima, karena dengan manasik orang akan mengetahui ilmu tentang ibadah haji, hal ini disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Demak Muhamad Thobiq pada acara pelepasan calon jemaah haji (CJH) dan Manasik masal ke-2, bagi CJH Kab. Demak, Rabu 25 Agustus 2015, bertempat digedung IPHI Demak.

Lebih Lanjut Muhamad Thobiq menyampaikan bahwa, “Untuk CJH Kab. Demak tahun 2015 berjumlah 873 calon jamaah haji, yang masuk dalam gelombang dua, tergabung dalam kloter kelompok terbang 57-58-59 dan 60 yang akan diberangkatkan dari demak tanggal 10 dan 11 September 2015 melalui Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan.

Dalam kesempatan tersebut Kasi Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kab. Demak Rahmi Indah Suciati menyampaikan bahwa, “CJH Kab. Demak ada yang tergabung dengan kabupaten lain, yaitu 12 jemaah dengan Kab. Purwodadi pada kloter 57, kemudian 128 jemaah bergabung dengan Kota Salatiga dan Kota Semarang pada kloter 60, sedangkan Kloter 58 dan 59 utuh CJH Kab. Demak.

Sedang Bupati Demak Dachirin Said, sebelum membuka acara tersebut berpesan agar semua calon jamaah haji harus mengikuti aturan aturan yang ada, manasik haji bertujuan untuk menimba ilmu manasik haji, maka benar – benar mengikuti bimbingan manasik, untuk melatih kemandirian individu calon haji, jangan sampai selalu karu – karom mqaupun petugas. “Maka dari itu manasik adalah penting untuk diikuti, selalu menjaga kesehatan, ibadah haji membutuhkan tenaga yang kuat atau prima, “jelas Dachirin.