Pembinaan MTQ Harus Mampu Mendongkrak Kualitas Qori’/Qori’ah

Wonogiri – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonogiri melalui seksi Bimas Islam menyelenggarakan Acara Pembinaan MTQ tingkat Kabupaten Wonogiri tahun 2017 di RM. Pak Eko Bulusulur Wonogiri, Kamis (26/10) yang di ikuti 50 orang terdiri dari para qori’/qori’ah dan pembina serta official MTQ.

Acara di buka Ka. Kankemenag Wonogiri, Drs. H. Subadi, MSI, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis untuk meningkatkan pemahaman, penghayatan dan kecintaan terhadap Al Qur’an serta mencetak generasi Qur’ani yang modern, maju dan berakhlak mulia, di harapkan para qori’ dan qoriah semakin mahir dan meningkat kualitasnya.

Ka. Kankemenag mengharapkan dengan upaya ini mampu mendongkrak kualitas penguasaan tilawah bagi para qari/qariah sehingga siap terjun pada musabaqah baik di tingkat kabupaten wonogiri maupun tingkat provinsi jateng. Lebih lanjut Ka Kankemenag mengharapkan pembinaan tilawatil Quran bisa dilakukan secara intensif, rutin dan dilakukan pendampingan sehingga benar-benar terarah.

“Pembinaan MTQ harus mulai dari para qori dan qoriah, para pembina dan orang tua menjadi hal yang sangat menentukan dalam keberhasilan sebuah pembinaan. Jika dilakukan secara komprehensif, kontinyu, dan terprogram,” jelasnya.

Mengingat MTQ merupakan kegiatan yang telah mentradisi dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa kita. Kehadiran MTQ senantiasa memiliki daya tarik dan ruang tersendiri dalam kehidupan masyarakat, mengingat even keagamaan ini selain menjadi media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif.

Sedangkan Kasi Bimas Islam, H. Hidayat Maskur menyampaikan bahwa kedepan seyogyanya selain sebagai ajang perlombaan atau penjaringan qori-qoriah yang handal, kegiatan rutin Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) seharusnya bisa menjadi momentun peningkatkan kualitas moral masyarakat, mengingat lantunan ayat-ayat suci Al Qur’an yang di kumandangkan mengandung makna kebaikan bagi masyarakat.

“Kegiatan MTQ jangan hanya di lihat sebagai kegiatan rutinitas seremonial semata tetapi harus mampu menjadi momentum strategis mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku/budi pekerti kehidupan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari dengan nilai-nilai Qur’ani,” imbuh Hidayat Maskur.

Dalam acara tersebut di isi pembinaan dari para pelatih dan praktisi yaitu Ust. Lutfi Murtadho, S.PdI dan Ust. Muh Munir sebagai pembimbing MTQ tingkat Kabupaten Wonogiri. (Mursyid_Heri/Wul)