Pembinaan MTQ Kemenag Kab. Temanggung

Temanggung – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung,  melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan Pembinaan MTQ/STQ untuk tingkat SD/MI dan SMP/MTs Tahun 2021 yang diikuti oleh 50 orang peserta. Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung, H. Ahmad Muhdzir, Selasa  (26/10) bertempat di Rumah Makan Kampoeng Sawah Temanggung. 

Dalam arahannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Temanggung mengatakan seorang qori/qoriah harus memiliki program latihan yang terus berjalan agar dapat membuatnya menjadi professional dan tidak terkesan menjadi qori atau qoriah musiman.

“Kita biasa mendengar ada istilah qori/qoriah musiman, itu karena ada qori atau qoriah begitu dengar ada kegiatan seleksi atau musabaqah baru beramai-ramai mencari Al Qur’an, mencari pelatih untuk belajar Al Qur’an kembali. Hal itu tidak boleh terjadi kalau adik-adik benar-benar ingin menjadi qori/qoriah professional,” katanya. 

Setiap qori / qoriah lanjutnya harus dapat memastikan bahwa dirinya selalu membaca qiraatul qur’an dan murottal Al qur’an setiap hari supaya Al Qur’an dapat menjadi jinak terhadap diri para qori ataupun qoriah. Apabila tidak dilakukan secara terus menerus maka akan mustahil Al Qur’an dapat menyatu dalam diri para qori atau qoriah. 

Kemudian kata H. Ahmad Muhdzir dalam mengaji Al Qur’an tidak boleh pasang target supaya niat sucinya untuk beribadah terpelihara. Dalam mengaji biarkan bacaan mengalir karena mengaji Al Qur’an itu tidak hanya butuh keindahan suara dari para qori maupun qoriah, tapi juga butuh tajwid yang benar dan fashohah yang baik.

“Dalam mengaji Al Qur’an jangan berpikir berlebihan, berpikir hanya untuk juara. Tidak boleh ada pikiran begitu, mengaji itu harus berpikir untuk ibadah. Mengaji dengan hati itu berbeda dengan mengaji yang mengandalkan keindahan suara, kalau mengaji dengan hati baru ta’awuz saja energinya sudah terasa sampai dihati. Olehnya mengajilah dengan hati, lalu dukung dengan keindahan suara dan tajwid serta fashohah yang benar, itu Insya Allah menjadi yang terbaik,” pesannya. 

Sementara Kasi Bimas Islam, H. Munsiri selaku Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya mengatakan kegiatan Pembinaan Peserta MTQ/STQ Tahun 2021 dilaksanakan selama satu hari dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan Al Qur’an melalui pendalaman bacaan para qori / qoriah dibidang tajwid, lagu, suara, dan fashohah. Narasumber kegiatan adalah KH. Mansur, Moh Khumaedi dan Mih Iqbal Chailani Pembina Qori / Qoriah / Dewan Hakim MTQ Kabupaten Temanggung dengan materi tolawah, tartil dan tahfidz.(sr/rf)