Pembukaan MTQ Tingkat Kabupaten Magelang Berjalan Lancar

Mungkid – Pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tahun 2018 Tingkat Kabupaten Magelang di Pendopo drh. Soepardi Komplek Pemkab Magelang, Selasa (17/04) berjalan lancar. Ratusan peserta utusan dari 21 Kecamatan antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Pelaksanaan MTQ dibagi dalam tiga kategori yaitu STQ (Seleksi Tilawatil Quran), MTQ Pelajar, dan MHQ (Musabaqah Hifdzil Quran). Untuk STQ meliputi cabang lomba Tilawah, Tahfidz dan Tafsir, sedangkan cabang lomba untuk MTQ Pelajar meliputi Tilawah dan Tartil tingkat SD/MI, Tartil Tingkat SD/MI, SLTP/MTs, dan SLTA/MA, serta Tahfidz dan Tilawah untuk SLTP dan SLTA.

Pjs Bupati Magelang Tavip Supriyanto, menyampaikan Al Quran adalah falsafah kehidupan, semakin dibaca akan semakin mengerti nilai-nilai dalam AlQuran sehingga akan membentuk karakter pembacanya.

“Semakin kita sering membaca Al Quran maka kita akan semakin mengerti nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sehingga akan mampu membentuk karakter pembacanya, karakter yang Qurani, berakhlak mulia,” katanya.

Pjs. Bupati juga menyampaikan bahwa MTQ juga merupakan sarana syiar Islam, sarana mengajak kebajikan.  “Penyelenggaraaan MTQ  adalah juga alat syiar, mengajak kedamaian dan kebajikan umat,” katanya.

Pelaksanaan MTQ dibagi dalam tujuh tempat yaitu Pendopo drh. Soepardi sebagi tempat perlombaan Tilawah STQ Anak-anak, remaja, dan Dewasa, Ruang Cemerlang untuk tempat Tilawah Pa/Pi dan Tartil Pi MTQ Pelajar SD/MI, Aula Kelurahan Sawitan untuk perlombaan Tartil MTQ Pelajar SD/MI, SLTP/MTs, SLTA/MA, Ruang Rapat Wakil Bupati Magelang untuk Cabang Tahfidz dan Tilawah MTQ Pelajar, dan Masjid Agung An Nuur yang terdiri dari tiga lantai untuk tiga cabang Lainnya.

Banyaknya tempat yang dipakai untuk penyelenggaraan mengakibatkan gaung suara lantunan Al Quran menggema di seluruh sudut Kantor Pemerintahan Kabupaten Magelang sehingga nuansa agamis sangat terasa.

MTQ akan berlangsung selama 3 hari, 17 s.d. 19 April 2018. Diharapkan dengan MTQ ini akan lahir para Qari dan Qariah yang bisa menorehkan prestasi di tingkat regional maupun nasional.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Magelang Mad Sabitul Wafa, dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa pembinaan Qari harus didukung dengan anggaran yang memadai untuk memberikan reward bagi para juara.

Wafa menyampaikan para juara nantinya dapat disalurkan menjadi muadzin pada masjid-masjid besar, diberikan beasiswa S1, dipekerjakan pada madrasah untuk mengajar Seni Baca Al Quran, dan sebagainya. Dengan demikian, pembinaan MTQ dapat berjalan secara berkesinambungan, dan para Juara dapat melanjutkan kehidupannya. (at/am/bd)