Pemetaan Kompetensi (PK) Online Mandiri Bentuk Guru PAI Profesional

Kab.Pekalongan-Sosialisasi Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PPKB GPAI) dan Pemetaan Kompetensi (PK Online) mandiri.diikuti oleh guru PAI se Kab. Pekalongan. Kegiatan yang digelar oleh Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kankemenag Kabupaten Pekalongan bersama Pengurus MGMP PAI SMA/SMK, Pengurus MGMP PAI SMP dan Pengurus KKG PAI SD Kab.Pekalongan ini berlangsung pada Senin (8/10) di Aula KAnkemenag Kab.Pekalongan. Acara dibuka langsung oleh Kasi Pais Kantor Kemenag Kab. Pekalongan  H. Fauzan.

Ketua Pengurus KKG PAI dalam laporannya menyampaikan keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran dipengaruhi oleh berbagai faktor dan salah satu faktor tersebut adalah kompetensi guru, kompetensi guru adalah ujung tombak dalam proses pendidikan dan keberhasilan peserta didik dalam pelaksanaan pembelajaran.

“Guru dituntut untuk mampu memilih metode ataupun strategi pembelajaran yang tepat dalam menyampaikan materi pembelajaran sehingga siswa dapat lebih mudah menerima dan memahami apa yang disampaikan oleh guru”, Ujanya.

Seiring dengan kemajuan dan pembenahan teknologi informasi maupun komunikasi dalam era globalisasi yang semakin maju maka seorang guru tidak terkecuali khususnya guru PAI mempunyai tanggung jawab yang seolah besar untuk mendidik dan memberikan bimbingan dalam membawa perubahan kemajuan bagi peserta didiknya.

“Keprofesionalan dan kompetensi guru dapat diyakini mampu menghasilkan siswa yang aktif dan berprestasi untuk mengakualisasikan keprofesionalitas dan kompetensi guru,” katanya.

“Khususnya guru Pendidikan Agama Islam maka kelompok KKG PAI Kab.Pekalongan mengadakan kegiatan ataupu pertemuan bagi guru PAI se-Kab.Pekalongan guna menambah ilmu ataupun wawasan bagi guru agama itu sendiri,” ujarnya.

Kasi PAIS Kementerian Agama Kab.Pekalongan  H Fauzan mengatakan dengan mengikuti program kelompok kerja guru PAI se-Kab. Pekalongan untuk utamanya bersilaturahim dalam rangka sharing informasi tentang pendidikan agama islam. “Mudah-mudahan kegiatan ini mempunyai makna yang tinggi dalam rangka kita melaksanakan tugas sebagai pemegang amanat untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan khususnya islam bagi peserta didik kita”, katanya.

“Karena dulu belum ada yang namanya TKA,TPA dan sebagainya yang ada hanyalah guru agama disekolah maka oleh sebab itu KKG PAI berperan penting untuk memberikan pengetahuan keagamaan kepada anak didik kita dan ini akan menjadi bekal untuk masa yang akan datang,” ujarnya. (hfrn/rf)